Show simple item record

dc.contributor.advisorMachfud
dc.contributor.advisorArkeman, Yandra
dc.contributor.authorDestin, Lessyana
dc.date.accessioned2025-08-07T09:41:12Z
dc.date.available2025-08-07T09:41:12Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167196
dc.description.abstractKegiatan pelayanan pengecekan sertifikat merupakan salah satu jenis pelayanan pertanahan yang merupakan tugas pokok dan fungsi Kantor Pertanahan. Kegiatan pelayanan pengecekan ini bertujuan untuk memberikan kepastian mengenai keaslian sertifikat dan bahwa sertifikat yang sedang diperiksakan tidak sedang terlibat konflik dan sengketa. Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor adalah salah satu Kantor Pertanahan di wilayah Jawa Barat yang terklasifikasi sebagai Kantor Pertanahan Kelas A berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional RI (PERKABAN) Nomor 1 Tahun 2013. Kantor Pertanahan yang termasuk dalam Kelas A adalah Kantor Pertanahan yang memiliki volume pelayanan yang tinggi. Tingginya volume permohonan yang tidak sebanding dengan kapasitas pelayanan Kantor Pertanahan mengakibatkan terjadinya inefisiensi dan inefektivitas sistem pelayanan yang mengakibatkan kemacetan (bottleneck) dan waktu menunggu pelayanan menjadi lebih lama. Terlalu lamanya waktu menunggu dan ketidak pastian waktu penyelesaian pelayanan dapat mengakibatkan menurunnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa kinerja sistem antrian pelayanan pengecekan sertifikat pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor serta melakukan perbaikan antrian yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pelayanan pengecekan sertifikat sesuai dengan tingkat permohonan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melakukan pengamatan langsung terhadap aktivitas pelayanan berupa data waktu antar kedatangan pemohon, jumlah antar kedatangan, waktu pelayanan dan alur pelayanan. Dari data hasil pengamatan kemudian dibuat model simulasinya dengan menggunakan software Arena 14.00.00. model simulasi kemudian diuji dengan menggunakan uji-T untuk mengetahui apakah model simulasi yang dibangun telah merepresentasikan kondisi nyata dari pelayanan pengecekan sertikat pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sistem pelayanan pengecekan sertifikat Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor sudah efektif namun belum efisien, jumlah berkas yang dapat diselesaikan setiap harinya hanya 57.40% dari jumlah berkas masuk. Hal ini menunjukkan masih rendahnya produktivitas pelayanan serta belum dapat memenuhi SOP dimana waktu penyelesaian pelayanan adalah 1 hari kerja. Tahapan yang mengalami bottleneck (kemacetan) adalah pada Tahap 2 (Pencarian arsip), Tahap 4 (Penerbitan SPS) dan Tahap 6 (Pejabat Verifikasi). Walaupun produktivitasnya masih rendah namun ternyata tingkat utilitas pada tahapan-tahapan tersebut cukup tinggi. Tingkat utilitas petugas pada tahap 2 adalah 98.11% dan Tahap 4 sebesar 98.14%. Terlalu tingginya tingkat utilitas pegawai dapat mengakibatkan menurunnya kualitas pelayanan.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Produksi Dan Operasiid
dc.titlePerbaikan Sistem Antrian Pengecekan Sertifikat Untuk Peningkatan Pelayanan Publik Pada Kantor Pertanahaman Kabupaten Bogorid
dc.subject.keywordAntrianid
dc.subject.keywordSimulasi Arenaid
dc.subject.keywordSkenario Perbaikanid
dc.subject.keywordUji Kecukupam Dataid
dc.subject.keywordAnalisa Utilitas Petugasid
dc.subject.keywordAnalisa Bottleneckid
dc.subject.keywordUji Tid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record