| dc.description.abstract | Saat ini masyarakat masih banyak yang menilai bahwa pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintahan atau korporasi belum memenuhi keinginan masyarakat. Padahal apabila perlayanan publik dilakukan secara baik dan efektif dapat memperkuat demokrasi dan hak asasi manusia, dapat membantu mewujudkan kemakmuran ekonomi, membentuk kohesi sosial, mengurangi kemiskinan, meningkatkan perlindungan lingkungan, bijak dalam pemanfaatan sumber daya alam. Oleh karena itu maka pihak pemerintah, seperti Kantor Pertanahan berupaya untuk melakukan pelayanan secara profesional. Sebagai contoh di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung, secara sinergi selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan secara professional agar tingkat kepuasan masyarakat dalam pelayanan pendaftaran tanah untuk pertama kali sesuai dengan harapan dan kebutuhannya. Peningkatan kualitas pelayanan yang dilaksanakan agar tingkat kepuasan terhadap kualitas pelayanan pendaftaran tanah meningkat. Penelitian memiliki tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung diantaranya untuk (1.) menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung; (2) menganalisis faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung; (3) merumuskan implikasi manajerial dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung. Penelitian dilakukan di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung dengan waktu penelitian dari bulan Oktober 2014 sampai dengan bulan Januari 2015.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan melaksanakan survey guna mengetahui tingkat kepuasan pelanggan atau masyarakat terhadap pelayanan pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung. Dalam penelitian, teknik pengumpulan data merupakan faktor penting demi keberhasilan penelitian. Dalam penelitian ini digunakan sumber data yang terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap dimensi yang menjadi penentu keberlanjutan dari pelayanan pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung, dengan menggunakan metode multidimensional scaling (MDS). Melalui analisis MDS ini dapat disusun indeks dan status keberlanjutan pelayanan pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan, secara bersama-sama (gabungan) maupun secara parsial. Analisis MDS dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak modifikasi RAP (Rapid Assesment), berdasarkan Kavanagh (2001) yang dinamakan RAP-SERT yang juga merupakan pengembangan dari metode RAP. | |