Show simple item record

dc.contributor.authorBari, Saeful
dc.date.accessioned2010-05-08T16:26:38Z
dc.date.available2010-05-08T16:26:38Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/16716
dc.description.abstractPeningkatan industri pengolahan udang akan menyebabkan meningkatnya produk sampingan atau limbah udang yang terdiri dari kulit dan kepala. Limbah ini dapat mencapai 40-45 % dari berat awal. Kulit udang mengandung polimer karbohidrat yang memiliki banyak kegunaan yaitu khitin. Khitin dapat diperoleh melalui proses ekstraksi dengan cara demineralisasi dan deproteinasi. Turunan khitin yaitu khitosan dapat diperoleh melalui proses deasetilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan khitosan dari limbah udang sebagai pengikat lemak pakan yang dikonsumsi pada tikus putih strain wistar. Konsentrasi khitosan yang digunakan adalah 50 mg dan 100 mg. Perlakuan yang diterapkan yaitu perlakuan pemberian pakan standar pada tikus kleompok 1 (sebagai kontrol negatif), pemberian pakan standar ditambah lemak kambing pada tikus kelompok 2 (sebagai kontrol positif), dan perlakuan pemberian khitosan 50 mg dan 100 mg pada tikus kelompok 3 dan 4. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial (RAL faktorial) dengan tiga ulangan dan empat perlakuan. Parameter yang diamati adalah jumlah konsumsi makanan, berat badan, berat feses, dan kadar lemak tikus selama 7 hari masa percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian khitosan 50 mg dan 100 mg berpengaruh nyata terhadap penurunan jumlah konsumsi makanan, berat badan, dan kadar lemak tikus percobaan. Secara deskriptif, pemberian khitosan 50 mg pada tikus dapat meningkatkan kadar lemak dalam feses sebesar 3,58 % dibanding dengan tikus kelompok I dan 2 pada akhir masa pemeliharaan. Sedangkan tikus yang diberi perlakuan dengan konsentrasi kbitosan 100 mg mampu meningkatkan kadar lemak dalam feses tikus sebesar 3,95 %. Perlakuan khitosan dengan konsentarsi 100 mg selama 7 hari masa percobaan memberikan hasil yang lebih baik dalam menurunkan berat badan, jumlah konsumsi makanan, kadar lemak tikus dibanding dengan penambahan khitosan 50 mg.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePemanfaatan Khitosan Sebagai Pengikat Kada.· Lemak yang Dikonsumsi Pada Tikus Putih (Rattus norl'egicus) Strain Wistar.id
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record