| dc.contributor.advisor | Hutagaol, M Parulian | |
| dc.contributor.advisor | Affandi, M. Joko | |
| dc.contributor.author | Handayani, Prima Dessy | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-07T09:39:14Z | |
| dc.date.available | 2025-08-07T09:39:14Z | |
| dc.date.issued | 2015 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167137 | |
| dc.description.abstract | Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air merupakan salah satu bagian dari
organisasi Pemerintah Daerah di Kota Bogor yang mempunyai tugas untuk
merumuskan kebijakan teknis dan memberikan pelayanan umum pada bidang
bina marga dan sumber daya air. Hal ini tentunya menuntut adanya kinerja yang
tinggi untuk dapat melaksanakan tugas-tugas dengan baik. Namun usaha
organisasi untuk dapat meningkatkan produktivitasnya mengalami berbagai
hambatan seperti kinerja pegawai yang kurang optimal. Salah satu faktor yang
mengebabkan kinerja pegawai kurang optimal adalah menurunnya motivasi
pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis kondisi motivasi kerja
dan kinerja pegawai secara umum. (2) Mengkaji faktor-faktor motivasi yang
paling berpengaruh terhadap kinerja pegawai. (3) Merumuskan langkah-langkah
manajerial operasional yang harus dilakukan untuk meningkatkan motivasi kerja
agar kinerja pegawai dapat menjadi lebih baik.
Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Bina Marga dan
Sumber Daya Air Kota Bogor yang berjumlah 107 pegawai. Berdasarkan rumus
Slovin dengan kesalahan yang ditoleransi sebesar 5 persen maka jumlah sampel
yang digunakan adalah 84 responden. Metode pengambilan sampel penelitian ini
menggunakan metode probability sampling teknik proportionate stratified
random sampling berdasarkan golongan. Proses analisis data dimulai dengan
pengolahan data tahap pertama yaitu uji validitas dan reliabilitas intrsumen.
Apabila instrumen tersebut valid maka dilakukan pengolahan tahap kedua yaitu
analisis statistik deskriptif. Analisis statistik deskriptif dilakukan untuk
mengetahui bagaimana persepsi responden terhadap pernyataan-pernyataan di
dalam kuesioner melalui analisis rataan skor. Selanjutnya setelah dilakukan
analisis statistik deskriptif dilakukan uji asumsi klasik. Tahap terakhir pada
proses analisis data adalah uji regresi berganda. Analisis regresi berganda
digunakan untuk mengkaji pengaruh faktor-faktor motivasi terhadap kinerja
pegawai. Semua tahap pengolahan data penelitian ini menggunakan alat perangkat
lunak SPSS 16.
Analisis deskriptif dengan nilai rataan skor menunjukkan bahwa secara
umum kondisi motivasi dan kinerja pegawai berada dalam kategori tinggi namun
belum maksimal. Oleh karena itu, pegawai Dinas Bina Marga dan Sumber Daya
Air harus tetap didorong untuk terus meningkatkan motivasi kerjanya agar
mencapai kinerja yang maksimal. Hasil analisis pengaruh faktor-faktor motivasi
terhadap kinerja menunjukkan bahwa faktor-faktor motivasi kerja ekstrinsik lebih
berpengaruh terhadap kinerja pegawai dibandingkan dengan faktor-faktor
motivasi kerja intrinsik. Faktor motivasi kerja ektrinsik yang paling berpengaruh
terhadap kinerja pegawai Dinas Bina Marga dan Sumber Data Air Kota Bogor
adalah kebijakan dan administrasi serta kondisi kerja. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Sumber Daya Manusia | id |
| dc.title | Pengaruh Faktor-Faktor Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bogor | id |
| dc.subject.keyword | Ekstrinsik | id |
| dc.subject.keyword | Intrinsik | id |
| dc.subject.keyword | Kinerja | id |
| dc.subject.keyword | Motivasi Kerja | id |
| dc.subject.keyword | Pegawai | id |
| dc.subject.keyword | Performance | id |
| dc.subject.keyword | Work Motivation | id |
| dc.subject.keyword | Uji Validitas Instrumen | id |
| dc.subject.keyword | Uji Reliabilitas Instrumen | id |
| dc.subject.keyword | Uji Regresi Linier Berganda | id |