Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.advisorDjohar, Setiadi
dc.contributor.authorAnggorojati, Trias
dc.date.accessioned2025-08-07T09:39:12Z
dc.date.available2025-08-07T09:39:12Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167136
dc.description.abstractPasar penjualan mobil di Indonesia bertumbuh setiap tahun. Target penjualan yang ditetapkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) di tahun 2012 telah dicapai dengan angka penjualan mobil melewati lebih dari satu juta unit. Banyak pabrikan mobil di dunia berusaha ikut memperebutkan pasar mobil di Indonesia dan pabrikan yang sudah ada berusaha untuk terus memenangkan persaingan. General Motors Indonesia yang mempunyai merek Chevrolet berinisiatif untuk membuka kembali pabriknya di Pondok Ungu Bekasi pada tahun 2013 dan mulai memproduksi Chevrolet Spin, mobil Small MPV dengan kapasitas tujuh tempat duduk. Strategi yang dilakukan oleh General Motors Indonesia membawa semangat baru bagi para diler Chevrolet untuk meningkatkan volume penjualan dan skala usahanya, baik dalam hal penjualan mobil, jasa bengkel dan penjualan suku cadangnya. Penelitian ini menggunakan studi kasus salah satu diler Chevrolet, yaitu PT. Prima Autoworld Cabang Serpong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor strategis eksternal dan internal yang mempengaruhi perkembangan bisnis PT. Prima Autoworld Cabang Serpong dan memformulasikan strategi perusahaan untuk memenangkan persaingan dan mencapai target dan tujuan perusahaan. Analisis faktor strategis eksternal menunjukkan bahwa terus meningkatnya jumlah penduduk yang tinggal dan bermigrasi ke Serpong, meningkatnya daya beli dan konsumsi masyarakat, serta perkembangan teknologi informasi dan social media sebagai media promosi merupakan tiga faktor peluang perusahaan yang paling penting. Sementara itu, banyaknya showroom pesaing di Serpong, kebijakan Bank Indonesia yang mensyaratkan uang muka kredit minimal 30% dan rencana masuknya diler baru Chevrolet yang lebih besar di wilayah Serpong merupakan tiga faktor ancaman yang paling penting bagi perusahaan. Evaluasi terhadap faktor strategis eksternal menggunakan Matriks EFE menunjukkan bahwa PT. Prima Autoworld Cabang Serpong mempunyai respon yang kurang dalam memanfaatkan peluang-peluang dan menghindari ancaman-ancaman yang ada. Analisis faktor strategis internal menunjukkan bahwa kebijakan perusahaan mengenai strategi harga dan program penjualan, kemampuan pengadaan stok unit dan variasi display dan stok mobil menjadi tiga faktor kekuatan perusahaan yang paling penting. Sementara itu, penanganan showroom dan display yang belum standar, penanganan stok dan persiapan pengiriman ke konsumen, serta budaya perbaikan produk dan proses yang belum berjalan baik merupakan tiga faktor kelemahan perusahaan yang paling penting untuk diperhatikan. Evaluasi terhadap faktor-faktor strategis internal menggunakan Matriks EFI menunjukkan bahwa PT. Prima Autoworld Cabang Serpong mempunyai kondisi internal yang lemah dibandingkan dengan kondisi persaingan di industri penjualan mobil.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleFormulasi Strategi Diler Mobil Chevrolet Pt. Prima Autoworld Cabang Serpongid
dc.subject.keywordSmall Mpvid
dc.subject.keywordMatriks Efeid
dc.subject.keywordMatriks Efiid
dc.subject.keywordMatriks Internal Eksternalid
dc.subject.keywordSwotid
dc.subject.keywordQspmid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record