Show simple item record

dc.contributor.advisorSeminar, Kudang Boro
dc.contributor.advisorSuroso, Arif Imam
dc.contributor.authorSyauta, Daniel Edward
dc.date.accessioned2025-08-07T09:38:53Z
dc.date.available2025-08-07T09:38:53Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167126
dc.description.abstractPemakaian sistem informasi dalam penjualan gas di perusahaan memungkinkan proses bisnis berjalan dengan lebih cepat. Namun permasalahan yang ada pada perusahaan seperti penurunan nilai penjualan gas akibat data yang tidak update, perbedaan nilai antara TCP dengan SCP mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Penurunan ini terjadi sejak dilakukannya integrasi sistem informasi. Penelitian ini memiliki tiga tujuan penting yang diupayakan untuk membantu perusahaan dalam memecahkan permasalahan yang ada. Tujuan dari penelitian ini antara lain : 1) menganalisis kinerja keamanan setiap unit dari infrastruktur pendukung sistem informasi yang ada baik dari sisi elektrikal, fisik, dan prosedur ; 2) mengetahui tingkat kinerja dan kepentingan dari keamanan sistem informasi penjualan gas setelah integrasi menggunakan analisis IPA, dan; 3) memberikan rekomendasi bagi perusahaan terkait perbaikan dari masalah penurunan nilai penjualan gas. Aspek yang digunakan dalam penilaian keamanan sistem informasi meliputi electrical security, physical security, dan procedure security. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan data primer melalui kuesioner dan wawancara, serta beberapa data sekunder yang bisa menunjang penelitian ini. Pengambilan sampel responden dilakukan secara judgement sampling dengan metode purposive sampling. Dari setiap data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan analisis IPA maupun diagram Ishikawa. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa aspek electrical security memiliki peranan terbesar dalam penurunan nilai penjualan gas. Hal ini diakibatkan karena adanya perbedaan base perhitungan pada TCP dengan SCP, belum tersedianya password bagi operator relief, battery bank yang sudah tidak kuat untuk menunjang infrastruktur sistem informasi yang ada, dan belum tersedianya SOP berbahasa Indonesia. Dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa aspek yang walaupun secara unit sudah bekerja dengan baik, namun setelah diintegrasikan memunculkan masalah baru dalam hal penurunan nilai penjualan gas. Beberapa perbaikan perlu dilakukan khususnya pada masalah base perhitungan yang perlu disesuaikan dengan SOP yang ada. Hal ini bisa berbeda karena perhitungan engineering yang tidak disesuaikan dengan kondisi peralatan yang ada di lapangan. Peneliti juga menyarankan agar penelitian ini dilakukan juga pada divisi yang lain di Indoturbine untuk menampilkan masalah yang ada dan mencari solusi bersama.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sistem Informasiid
dc.titleAnalisis Keamanan Sistem Informasi Penjualan Gas Pt.Indoturbine (Studi Kasus Di Bravo Flow Station)id
dc.subject.keywordInformation System Securityid
dc.subject.keywordImportance Performance Analysis (Ipa)id
dc.subject.keywordIshikawaid
dc.subject.keywordUji Validitas Dan Reliabilitasid
dc.subject.keywordFishboneid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record