Show simple item record

dc.contributor.advisorSanim, Bunasor
dc.contributor.advisorSaptono, Imam Teguh
dc.contributor.authorSunjaya, Ernawati
dc.date.accessioned2025-08-07T09:37:36Z
dc.date.available2025-08-07T09:37:36Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167082
dc.description.abstractKompetisi dalam industri jasa penerbangan saat ini semakin ketat, pertumbuhan jumlah penumpang diikuti oleh pertumbuhan jumlah maskapai penerbangan yang beroperasi, liberalisasi pasar ASEAN dengan akan diberlakukannya kebijakan ASEAN Open Sky Policy tahun 2015 semakin menambah persaingan di tingkat regional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi posisi strategis PT Sriwijaya Airyang merupakan maskapai swasta nasional. Penelitian ini menggunakan alat analisis Five Forces of Porter untuk mengidentifikasi faktor eksternal perusahaan dan untuk identifikasi faktor internal perusahaan menggunakan pendekatan berbasis sumber daya VRIO (Valuable, Rarity, Imitability, Organization). Selanjutnya dilakukan rumusan strategi dengan pendekatan Blue Ocean Strategy menggunakan alat Strategy Canvas, Kerangka Kerja Empat Langkah dan ERRC Grid. Dari perumusan strategi Blue Ocean diharapkan untuk mengetahui alternatif strategi baru yang bersifat Blue Ocean di industri maskapai penerbangan yang dapat diterapkan oleh perusahaan. Analisis terhadap fakto-foktor eksternal menunjukan bahwa: intensitas persaingan sesama perusahan saat ini tinggi, ancaman pendatang baru saat ini rendah mengarah ke sedang, ancaman oleh produk substitusi masih rendah, kekuatan tawar menawar pelanggan katagori tinggi dan kekuatan tawar pemasok disimpulkan tinggi. Analisis faktor-faktor internal terhadap sumber daya yang dimiliki Sriwijaya Airsaat ini pada umumnya bersifat competitive parity yang artinya mempunyai keunggulan bersaing yang sama dengan dengan perusahaan lain, namun ada beberapa yang memiliki keunggulan sementara (temporary competitive advantage) dan satu sumber daya tidak mempunyai keunggulan (competitive disadvanted) yaitu kemampuan menggalang dana eksternal. Hasil dari perumusan strategi dengan konsep Blue Ocean Strategy dihasilkan alternative strategi yaitu: mengurangi rute pada rute-rute banyak pesaing, menciptakan inovasi baru dan indikator baru yang belum ada pada indrustri yaitu dengan menciptakan niche market maskapai penerbangan berkonsep heritage. Melakukan aliansi dan kerja sama, meningkatkan tingkat layanan, meningkatkan connecting penumpang, meningkatkan promosi dan meningkatkan pendapatan berbasis foreign currency
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Bertahan Sriwijaya Air Dalam Industri Maskapai Penerbangan Nasionalid
dc.subject.keywordKerangka Kerja Empat Langkahid
dc.subject.keywordMaskapai Penerbanganid
dc.subject.keywordStrategi Kanvasid
dc.subject.keywordStrategi Samudra Biruid
dc.subject.keywordSwotid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record