Show simple item record

dc.contributor.advisorNurhidayati, Vieta Annisa
dc.contributor.authorTSABITAH, KHANSAA AURYN
dc.date.accessioned2025-08-02T02:07:05Z
dc.date.available2025-08-02T02:07:05Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/166472
dc.description.abstractPengembangan makanan selingan yang kaya serat dan tetap disukai menjadi peluang yang penting dalam perbaikan pola konsumsi gizi pada remaja. Kulit pisang yang umumnya terbuang sebagai limbah organik dapat di modifikasi menjadi selingan berupa eclair tinggi serat. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang kepok sebagai makanan selingan berupa eclair yang tinggi serat untuk anak usia remaja. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji ANOVA dengan metode kajian organoleptik. Perlakuan yang dilakukan pada penelitian ini adalah perbedaan komposisi bahan baku yang digunakan. Formulasi eclair terdiri dari F1, F2, dan F3. Formulasi eclair terpilih merupakan F2 dengan hasil rata-rata tertinggi pada parameter aroma, warna, dan tekstur. Kandungan gizi formula terpilih produk eclair dengan subtitusi tepung kulit pisang kepok dalam 100 g mengandung 324 kkal energi, 6,29 g protein, 16,01 g lemak, 38,77 g karbohidrat, dan 9,95 g serat.
dc.description.abstractThe development of high-fiber snack foods that are still preferred presents an important opportunity to improve nutritional consumption patterns among adolescents. Banana peels, which are generally discarded as organic waste, can be modified into a snack in the form of high-fiber eclairs. This study aims to utilize Kepok banana peel waste by developing a high-fiber snack in the form of eclairs for adolescents. The research employed a quantitative experimental approach using a Completely Randomized Design (CRD). Data analysis was carried out using ANOVA with an organoleptic evaluation method. The treatment applied in this study was the variation in the composition of raw materials used. The eclair formulations consisted of F1, F2, and F3. Among these, formulation F2 was selected as the best, showing the highest average scores in aroma, color, and texture parameters. The nutritional content of the selected eclair formula with added Kepok banana peel flour per 100 grams contains 324 kcal of energy, 6.29 g of protein, 16.01 g of fat, 38.77 g of carbohydrates, and 9.95 g of dietary fiber.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePENGEMBANGAN PRODUK ECLAIR DENGAN SUBTITUSI TEPUNG KULIT PISANG KEPOK SEBAGAI MAKANAN SELINGAN TINGGI SERATid
dc.title.alternative
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordEclairid
dc.subject.keywordKepok Banana Peelid
dc.subject.keywordFiberid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record