Show simple item record

dc.contributor.advisorSumiati
dc.contributor.advisorWardiny, Tuty Maria
dc.contributor.authorSRIYUNITA, MESA
dc.date.accessioned2025-07-28T07:20:05Z
dc.date.available2025-07-28T07:20:05Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/166013
dc.description.abstractKesehatan organ dalam dan saluran pencernaan merupakan faktor dalam mendukung produktivitas puyuh dengan memberikan pakan tepung daun gedi (TDG) yang kaya akan antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemberian tepung daun gedi (Abelmoschus manihot L.) dalam ransum terhadap bobot organ dalam dan saluran pencernaan puyuh. Percobaan ini menggunakan 200 ekor puyuh umur 6 minggu yang dipelihara sampai umur 16 minggu dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0= 0% TDG dalam ransum, P1= 1% TDG dalam ransum, P2= 2% TDG dalam ransum, P3= 3% TDG dalam ransum, P4= 4% TDG dalam ransum. Peubah yang diamati yaitu kondisi umum, persentase bobot organ dalam, persentase bobot saluran pencernaan dan panjang relatif saluran pencernaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian TDG 1% nyata (P<0,05) meningkatkan bobot hati, pemberian 3% hingga 4% nyata (P<0,01) meningkatkan persentase bobot empedu, pankreas, sekum, dan kolon, pemberian TDG 2% hingga 4% nyata (P<0,01) meningkatkan persentase bobot duodenum dan ileum. Kesimpulan penelitian ini pemberian TDG dengan taraf 1% memberikan respon paling positif tanpa menimbulkan stres fisiologis berlebihan.
dc.description.abstractThe health of internal organs and digestive tract is a factor in supporting quail productivity by feeding gedi leaf meal (GLM) which is rich in antioxidants. This study aims to evaluate the feeding of gedi leaf meal (Abelmoschus manihot L.) in rations on the weight of internal organs and digestive tract of quail. This experiment used 200 6-week-old quails reared until 16 weeks of age in a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments and 4 replicates. The treatments consisted of P0= 0% GLM in ration, P1 = 1% GLM in ration, P2 = 2% GLM in ration, P3 = 3% GLM in ration, P4 = 4% GLM in ration. The observed variables were general condition, percentage of internal organ weight, percentage of digestive tract weight and relative length of digestive tract. The results showed that 1% GLM significantly (P<0.05) increased liver weight, 3% to 4% GLM significantly (P<0.01) increased the percentage weight of bile, pancreas, cecum, and colon, 2% to 4% GLM significantly (P<0.01) increased the percentage weight
dc.description.sponsorshipUniversitas Terbuka
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEvaluasi Pemberian Tepung Daun Gedi (Abelmoschus manihot L.) dalam Ransum Terhadap Bobot Organ Dalam dan Saluran Pencernaan Puyuhid
dc.title.alternativeEvaluation of Gedi (Abelmoschus manihot.L) Leaf Meal in Ration on the Weight of Internal Organs and Digestive Tract of Quail
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordAntioksdianid
dc.subject.keywordorgan reproduksiid
dc.subject.keywordpuyuhid
dc.subject.keywordtepung daun gediid
dc.subject.keywordorgan dalanid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record