Show simple item record

dc.contributor.advisorBasar, Firman Muhammad
dc.contributor.authorNaafilah, Inas
dc.date.accessioned2025-07-25T08:09:40Z
dc.date.available2025-07-25T08:09:40Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/165832
dc.description.abstractINAS NAAFILAH, Pengembangan Produk Abon Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) Sebagai Menu Pendamping ASI Kaya Protein dan Kalsium. Dibimbing oleh FIRMAN MUHAMMAD BASAR 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan periode krusial bagi pertumbuhan anak, di mana pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang berkualitas menjadi faktor penting dalam mencegah stunting. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi, yaitu sebesar 21,5%, dengan penyebab utama kurangnya asupan protein dan kalsium. Ikan kembung sebagai sumber protein hewani lokal memiliki potensi tinggi, namun konsumsi oleh anak sering terkendala duri dan aroma amis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk abon ikan kembung sebagai alternatif MP-ASI yang kaya protein dan kalsium. Penelitian menggunakan desain eksperimental kuantitatif dengan 30 panelis untuk uji hedonik dan uji laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa formula abon dengan tulang lebih disukai (skor 3,78), serta memiliki kandungan 49,29 g protein dan 1350,45 mg kalsium per 100 g. Takaran saji 10 g dapat memenuhi ±41% kebutuhan protein dan ±54% kebutuhan kalsium anak usia 1–2 tahun. Produk ini berpotensi menjadi solusi praktis peningkat asupan gizi anak. Kata Kunci: Abon ikan kembung, Kalsium, MP-ASI, Protein, Uji hedonik.
dc.description.abstractINAS NAAFILAH, Product Development of Male Mackerel (Rastrelliger kanagurta) Abon as a Protein and Calcium Rich Breastfeeding Menu. Supervised by FIRMAN MUHAMMAD BASAR The First 1000 Days of Life is a critical period for child growth, during which the provision of high-quality complementary feeding (MP-ASI) plays an essential role in preventing stunting. According to the 2023 Indonesian Health Survey (SKI), the national stunting prevalence remains high at 21.5%, mainly due to insufficient protein and calcium intake. Indian mackerel (Rastrelliger sp.), as a local source of high-quality animal protein, has great potential, yet its consumption among children is often limited due to fish bones and a fishy odor. This study aims to develop shredded mackerel (abon) as an MP-ASI alternative rich in protein and calcium. A quantitative experimental design was used with 30 panelists for hedonic testing and laboratory nutrient analysis. Results showed that the bone-in formula was more preferred (score: 3.78), containing 49.29 g of protein and 1350.45 mg of calcium per 100 g. A 10 g serving can meet approximately 41% of protein and 54% of calcium needs for children aged 1–2 years. This product has strong potential as a practical solution to improve child nutrition. Keywords: Fish floss, Calcium, Complementary feeding, Protein, Hedonic test
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengembangan Produk Abon Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) Sebagai Menu Pendamping ASI Kaya Protein dan Kalsium.id
dc.title.alternativeProduct Development of Male Mackerel (Rastrelliger kanagurta) Abon as a Protein and Calcium Rich Breastfeeding Menu
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordFish flossid
dc.subject.keywordCalciumid
dc.subject.keywordComplementary feedingid
dc.subject.keywordProteinid
dc.subject.keywordHedonic testid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record