Show simple item record

dc.contributor.advisorDesrial
dc.contributor.authorJulita, Irma
dc.date.accessioned2025-07-25T06:39:10Z
dc.date.available2025-07-25T06:39:10Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/165792
dc.description.abstractPeningkatan konsumsi energi global mendorong penggunaan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, salah satunya adalah biodiesel. Namun, bahan baku murah untuk biodiesel seperti minyak non-edible dan limbah industri umumnya memiliki kandungan asam lemak bebas (free fatty acid/FFA) yang tinggi, sehingga perlu dilakukan pra-perlakuan untuk menurunkan kadar FFA agar proses transesterifikasi dapat berlangsung secara efisien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan gliserol sebagai bahan penurun FFA terhadap performa mesin diesel dengan cara membandingkan dengan biodiesel tanpa gliserol. Penelitian ini dilakukan dengan dua perlakuan yaitu dengan kondisi tanpa gliserol dan kondisi penambahan gliserol pada biodiesel. Gliserol ditambahkan dengan rasio 0,75 g/g, 1 g/g, dan 1,25 g/g untuk menurunkan kadar FFA. Metode yang digunakan meliputi uji mutu biodiesel dan pengujian performa mesin diesel pada variasi bahan bakar tersebut. Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh gliserol dengan hasil performa mesin meningkat dengan torsi maksimum 588 Nm pada 1799 rpm (gliserol 0,75 g/g) dan daya maksimum 4,05 kW pada 2083 rpm (gliserol 1 g/g). Konsumsi bahan bakar spesifik terendah 273,47 g/kW-h dicapai pada gliserol 1 g/g , lebih efisien dibandingkan bahan bakar tanpa gliserol.
dc.description.abstractThe increasing global energy demand has driven the use of environmentally friendly alternative fuels, one of which is biodiesel. However, inexpensive feedstocks for biodiesel such as non-edible oils and industrial waste generally contain high levels of free fatty acids (FFA), requiring pretreatment to reduce the FFA content for efficient transesterification. This study aims to evaluate the effect of adding glycerol as an FFA-reducing agent on diesel engine performance by comparing it with conventional biodiesel. The study was conducted with two treatments: normal biodiesel and biodiesel with added glycerol. Glycerol was added at ratios of 0,75 g/g, 1 g/g, and 1,25 g/g to reduce FFA levels. Methods included biodiesel quality testing and diesel engine performance testing using the different fuel variations. The results demonstrated that glycerol addition influenced engine performance, showing an increase with a maximum torque of 588 Nm at 1799 rpm (glycerol 0,75 g/g) and maximum power of 4,05 kW at 2083 rpm (glycerol 1 g/g). The lowest specific fuel consumption of 273,47 g/kW-h was achieved with glycerol 1 g/g, indicating greater efficiency compared to fuel without glycerol.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisa Kinerja Mesin Diesel Menggunakan Biodiesel yang Diolah melalui Gliserolisisid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordbiodieselid
dc.subject.keywordDiesel Engineid
dc.subject.keywordglycerolid
dc.subject.keywordEngine Performanceid
dc.subject.keywordFree Fatty Acidid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record