Show simple item record

dc.contributor.advisorHariyadi, Purwiyatno
dc.contributor.advisorAndarwulan, Nuri
dc.contributor.authorDewi, Ratih Kumala
dc.date.accessioned2025-07-24T14:49:10Z
dc.date.available2025-07-24T14:49:10Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/165762
dc.description.abstractDalam perdagangan internasional, dikenal sistem Harmonized System (HS) yang berfungsi sebagai nomenklatur universal untuk mengklasifikasikan barang yang masuk dan keluar dari suatu negara. Klasifikasi barang menggunakan kode HS memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Oleh karena itu, penetapan kode HS yang akurat, khususnya untuk produk pangan, menghadirkan tantangan tersendiri karena kompleksitas klasifikasinya. Indonesia melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan sudah memiliki pengelompokan produk pangan yang sistematis berupa Kategori Pangan. Selain itu, beberapa regulasi di Indonesia juga telah mengatur jenis jenis Bahan Tambahan Pangan yang diizinkan dan tercantum pada Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan No 11 tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan jenis pangan dan jenis BTP ke kode HS, mengembangkan model prediktif dalam penetapan kode HS dengan memanfaatkan sistem kategori pangan dan daftar jenis BTP yang diizinkan di Indonesia serta mengembangkan rancangan desain aplikasi prediksi kode HS untuk produk pangan. Tahapan pertama penelitian ini adalah dengan melakukan pemetaan melalui metode identifikasi, klasifikasi, dan analisis pemetaan.Penelitian ini berhasil melakukan pemetaan kategori pangan dan jenis BTP ke kode HS pangan. Analisis pemetaan terhadap hasil klasifikasi menunjukkan tiga karakteristik, yaitu one-to-one, one-to-many, dan many-to-one. Karakteristik one-to-many memerlukan variabel tambahan untuk menetapkan kategori pangan ke dalam kode HS yang tepat. Untuk hasil pemetaan dengan karakteristik one-to-one dan one-to-many dilakuan pengembangan model yang sederhana menggunakan basic sequencial. Sementara itu, untuk karakteristik one-to-many yang memerlukan variabel tambahan, dilakukan pengembangan model menggunakan sistem pakar dengan kategori 08.0 sebagai data sampel. Untuk selanjutnya kedua jenis model tersebut dikembangkan menjadi rancangan desain berupa aplikasi berbasis web dan mobile.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePENGEMBANGAN METODE PREDIKTIF HARMONIZED SYSTEM CODE BERDASARKAN KATEGORI PANGAN DAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN DI INDONESIAid
dc.title.alternativeDevelopment of a Predictive Methodology for HS Code Based on Food Categories and Food Additives in Indonesia
dc.typeTesis
dc.subject.keywordbahan tambahan panganid
dc.subject.keywordimpor panganid
dc.subject.keywordkode HSid
dc.subject.keywordklasifikasi barangid
dc.subject.keywordkategori panganid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record