Show simple item record

dc.contributor.advisorSjaf, Sofyan
dc.contributor.authorFabiana, Dany Safa
dc.date.accessioned2025-07-17T04:23:01Z
dc.date.available2025-07-17T04:23:01Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/165169
dc.description.abstractGenerasi muda berusia 15 hingga 24 tahun di negara-negara berkembang tidak memiliki keterampilan dan belum memperoleh keterampilan yang memadai dan mereka hidup dalam kemiskinan. Generasi muda lebih banyak tersebar di perkotaan dibandingkan pedesaan karena adanya aktivitas urbanisasi dengan dalih bekerja atau melihat kota sebagai “sumber uang”, namun mereka tidak memiliki pendidikan dan keterampilan yang cukup, sehingga mereka menjadi pengangguran. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pengangguran pemuda di Desa Cihideung Ilir dengan menggunakan metode kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Teknik pemilihan responden dan informan menggunakan simple random sampling pada rentang usia pemuda 15-30 tahun dengan jumlah 50 responden pemuda. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa faktor digitalisasi berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka (0.493, p = 0.045) dan pengangguran tersembunyi (0.637, p = 0.000). Hal ini menunjukkan bahwa pemuda yang memiliki akses terhadap teknologi tetapi tidak memanfaatkannya secara produktif lebih rentan mengalami pengangguran.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleFaktor Utama yang Memengaruhi Pengangguran Pemuda Desa (Kasus: Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor)id
dc.title.alternativeThe Main Factor Affecting Rural Youth Unemployment (Case: Cihideung Ilir Village, Ciampea District, Bogor Regency)
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordpemuda desaid
dc.subject.keywordFaktor utamaid
dc.subject.keywordjenis pengangguranid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record