Show simple item record

dc.contributor.advisorKumalasari, Nur Rochmah
dc.contributor.advisorSukria, Heri Ahmad
dc.contributor.authorSiregar, Ahmad Husein
dc.date.accessioned2025-07-11T08:05:39Z
dc.date.available2025-07-11T08:05:39Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/164687
dc.description.abstractInfeksi cacing merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering terjadi pada domba. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi waktu proses produksi ekstrak daun sambung nyawa (Gynura procumbens), kandungan tanin, dan efektivitasnya sebagai agen antelmintik pada domba secara in vitro. Pengujian kandungan tanin menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan yaitu K1 = ekstrak daun kering dan K2 = ekstrak daun segar. Uji daya antelmintik menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yang meliputi P0 = kontrol negatif (NaCl 0,9%), P1 = 5% ekstrak, P2 = 10% ekstrak, dan P3 = 15% ekstrak daun sambung nyawa. Parameter yang diamati meliputi waktu proses produksi ekstrak, rendemen, kadar tanin, dan kematian cacing. Proses produksi ekstrak daun sambung nyawa dari daun kering lebih lama (156,332 jam) dibandingkan bahan daun segar (84,332 jam. Daun sambung nyawa kering menghasilkan ekstrak kental 19,926% sedangkan segar 13,638%. Perlakuan ekstrak daun sambung nyawa berpengaruh signifikan (P<0,05) dalam membunuh cacing dengan dosis optimal 15%.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEkstraksi Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens) sebagai Antelmintik pada Domba secara In Vitro.id
dc.title.alternativeExtraction of Sambung Nyawa Leaves (Gynura procumbens) as an In Vitro Anthelmintic for Sheep
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordcacingid
dc.subject.keywordsambung nyawaid
dc.subject.keywordantelmintikid
dc.subject.keyworddombaid
dc.subject.keywordtaninid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record