Show simple item record

dc.contributor.advisorYanuar, Rahmat
dc.contributor.authorSalsabila, Anggita Devani
dc.date.accessioned2025-07-10T23:39:29Z
dc.date.available2025-07-10T23:39:29Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/164569
dc.description.abstractIdentifikasi kematangan alpukat yang sulit dan cepatnya pembusukan menjadi masalah bagi konsumen. Label tingkat kematangan dapat menjadi solusi, namun berdampak pada harga jual yang lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan willingness to pay (kesediaan membayar) untuk mengestimasi nilai yang diberikan konsumen terhadap produk alpukat berlabel tingkat kematangan. Penelitian dilakukan melalui survei terhadap 134 responden di Kota Bogor yang berusia 17 tahun ke atas serta telah membeli dan mengonsumsi alpukat berlabel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif, Contingent Valuation Method (CVM), dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kesediaan membayar sebesar Rp49.560,00/kg dengan 81 responden (60%) bersedia membayar di atas nilai rata-rata. Terdapat tiga faktor yang signifikan terhadap kesediaan membayar lebih mahal pada produk diantaranya yaitu, usia, pendapatan, dan persepsi terhadap kualitas produk.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKesediaan Membayar Konsumen terhadap Produk Alpukat Berlabel Tingkat Kematangan di Kota Bogorid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordavocadoid
dc.subject.keywordLogistic Regressionid
dc.subject.keywordWillingness to Payid
dc.subject.keywordlabelled ripenessid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record