Show simple item record

dc.contributor.advisorMa'arif, Mohamad Syamsul
dc.contributor.advisorSuhendi
dc.contributor.authorSetiatmoko, Trie
dc.date.accessioned2025-07-02T14:21:31Z
dc.date.available2025-07-02T14:21:31Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/163637
dc.description.abstractDalam dunia bisnis yang kompetitif dan penuh perubahan, perusahaan dituntut untuk tidak hanya mengandalkan keunggulan teknologi, tetapi juga membangun budaya kerja yang mendukung pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini mengkaji penerapan coaching culture di PT Neural Technologies Indonesia (PT NTI), sebuah perusahaan teknologi informasi yang sejak tahun 2019 mulai mengintegrasikan praktik coaching ke dalam proses bisnisnya sebagai bagian dari transformasi organisasi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi coaching culture terhadap kinerja perusahaan, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya, mengkaji peran coaching dalam meningkatkan retensi karyawan, serta merumuskan strategi prioritas implementasi coaching culture secara efektif. Penelitian menggunakan metode campuran (mix-method), yaitu pendekatan kuantitatif melalui teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, serta analisis strategi menggunakan metode pembobotan Eckenrode. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa coaching culture berkontribusi positif terhadap kinerja dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap retensi karyawan. Faktor yang paling dominan dalam mendukung keberhasilan implementasi coaching culture adalah komitmen pimpinan, disusul oleh pengembangan kompetensi coaching dan integrasi coaching ke dalam proses manajemen. Dalam praktiknya, PT NTI menggunakan pendekatan ESQ 3.0 Coaching yang menggabungkan aspek intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ). Pendekatan ini terbukti membantu karyawan menemukan motivasi terdalam mereka (inner drive) dan selaras dengan tujuan organisasi. Coaching dilakukan tidak hanya secara individu, tetapi juga dalam bentuk team coaching yang diintegrasikan ke dalam pelaksanaan proyek. Adanya coach internal lintas departemen yang tersertifikasi, sistem monitoring berkala, dan keterlibatan aktif manajemen menjadi kunci keberhasilan implementasi budaya coaching di perusahaan ini. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa transformasi budaya organisasi melalui coaching memerlukan peran aktif pimpinan, dukungan sistemik, dan strategi pelatihan yang berkelanjutan. Bagi organisasi lain, temuan ini memberikan wawasan bahwa membangun budaya coaching yang kuat bukan hanya tentang metode yang digunakan, tetapi juga tentang nilai dan keteladanan yang ditunjukkan oleh pemimpin dalam membentuk lingkungan kerja yang kolaboratif, reflektif, dan berorientasi pada pertumbuhan bersama.
dc.description.abstractIn a competitive and changing business world, companies are required to not only rely on technological excellence, but also build a work culture that supports human resource development. This research examines the implementation of coaching culture at PT Neural Technologies Indonesia (PT NTI), an information technology company that since 2019 has started to integrate coaching practices into its business processes as part of organizational transformation. The main objectives of this study are to analyze the contribution of coaching culture to company performance, identify factors that influence its success, examine the role of coaching in improving employee retention, and formulate priority strategies for effective implementation of coaching culture. The research used a mixed-method approach, namely a quantitative approach through Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) technique and a qualitative approach through in-depth interviews, and strategy analysis using the Eckenrode weighting method. The results of the quantitative analysis show that coaching culture contributes positively to performance and has a significant influence on employee retention. The most dominant factor in supporting the successful implementation of coaching culture is leadership commitment, followed by coaching competency development and integration of coaching into management processes. In practice, PT NTI uses the ESQ 3.0 Coaching approach that combines intellectual (IQ), emotional (EQ), and spiritual (SQ) aspects. This approach is proven to help employees find their deepest motivation (inner drive) and align with organizational goals. Coaching is done not only individually, but also in the form of team coaching integrated into project implementation. The existence of certified cross-departmental internal coaches, a regular monitoring system, and the active involvement of management are the keys to the successful implementation of coaching culture in this company. This research implies that transforming organizational culture through coaching requires an active leadership role, systemic support, and a sustainable training strategy. For other organizations, the findings provide insight that building a strong coaching culture is not only about the methods used, but also about the values and role models demonstrated by leaders in shaping a collaborative, reflective, and growth-oriented work environment.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Implementasi Coaching Culture Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan: Studi Kasus PT Neural Technologies Indonesiaid
dc.title.alternativeImplementation Strategy of Coaching Culture in Improving Company Performance: Case Study of PT Neural Technologies Indonesia
dc.typeTesis
dc.subject.keywordKinerja Perusahaanid
dc.subject.keywordCompany Performanceid
dc.subject.keywordCoaching Cultureid
dc.subject.keywordESQ 3.0 Coachingid
dc.subject.keywordKomitmen Pimpinanid
dc.subject.keywordRetensi Karyawanid
dc.subject.keywordEmployee Retentionid
dc.subject.keywordLeadership Commitmentid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record