| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mengevaluasi profil fermentasi rumen dan kecernaan dengan penggunaan dedak padi dan ampas sagu aren yang difermentasi dengan jamur tiram putih sebagai substitusi dedak padi pada konsentrat yang dikombinasikan dengan ampas tahu dan hijauan secara in vitro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut adalah DASAF0 = ampas tahu 52% + hijauan 18% + konsentrat 30 % (dedak padi 30% dan dedak padi + ampas sagu aren fermentasi 0%), DASAF5 = ampas tahu 52% + hijauan 18% + konsentrat 30 % (dedak padi 25% dan dedak padi + ampas sagu aren fermentasi 5%), DASAF10 = ampas tahu 52% + hijauan 18% + konsentrat 30 % (dedak padi 20% dan dedak padi + ampas sagu aren fermentasi 10%), DASAF15 = ampas tahu 52% + hijauan 18% + konsentrat 30 % (dedak padi 15 % dan dedak padi + ampas sagu aren fermentasi 15%). Peubah yang diuji meliputi pH, NH3, VFA total, serta kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Data dianalisis dengan metode ANOVA menggunakan SPSS versi 26, apabila berbeda nyata diuji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan substitusi dedak padi dengan dedak padi dan Ampas Sagu Aren Fermentasi pada konsentrat berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pH dan kecernaan bahan kering, tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap kadar NH3, VFA, dan kecernaan bahan organik. | |