| dc.description.abstract | Perkembangan ekonomi dunia telah menumbuhkan persaingan pasar yang makin ketat, sejalan dengan kecenderungan globalisasi perekonomian dan liberalisasi perdagangan. Perdagangan global mempunyai konsekuensi yang luas terhadap perekonomian Indonesia, baik dari aspek ekonomi dan non-ekonomi begitu pula terhadap perdagangan komoditas perkebunan Indonesia di pasar Internasional. Hal ini merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia untuk dapat meningkatkan daya saingnya di mata internasional. Dalam peningkatan daya saing perkebunan di Indonesia, Bangsa yang kaya akan sumber daya alam ini dapat mengoptimalkan kinerja dari perusahaan perkebunan milik pemerintah atau yang disebut dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bangsa Indonesia memiliki 14 BUMN yang bergerak dibidang perkebunan, satu diantaranya adalah Perusahaan Terbatas Perkebunan Nusantara XIII (PΤΡΝ ΧΙΙΙ).
Metode BSC merupakan sebuah metode di dalam ilmu manajemen strategik yang mengkaji rancangan indikator kinerja organisasi dalam empat persepektif, yaitu persepektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses internal bisnis dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran organisasi. Diharapkan metode ini bisa melakukan rancangan desain indikator kinerja pada PTPN XIII dalam keempat perspektif tersebut. Perancangan BSC memberikan suatu struktur untuk pembuatan keputusan, yaitu berupa praktek dan langkah-langkah yang harus diikuti. Kegunaan dari rancangan BSC bagi organisasi publik adalah untuk mengantisipasi perubahan dalam lingkungan yang dinamik, sehingga organisasi publik lebih bersikap proaktif terhadap perubahan bukannya reaktif dengan perubahan situasi. Oleh karena itu, rancangan BSC memerlukan kajian dari pihak manajemen terhadap analisis eksternal dan internal organisasi yang bersifat dinamis seperti halnya pada PTPN XIII.
Berdasarkan Permasalahan yang akan dianalisa tentang rancangan pengukuran kinerja berbasis balanced scorecard pada PTPN XIII adalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakan menjabarkan komponen-komponen strategik (visi, misi, tujuan strategik dan strategi) pada PTPN XIII ke dalam sasaran-sasaran strategik pada keempat perspektif BSC 2) Apa saja yang menjadi indikator kinerja kunci (KPI), target dan inisiatif strategis dalam rancangan Balanced Scorecard pada PTPN XIII. 3) Bagaimana bobot dari masing-masing perspektif dan indikator kinerja kunci (KPI) dalam rancangan Balanced Scorecard pada PTPN XIII. 4) Bagaimana rancangan peta strategi (strategy map) pada PTPN XIII, dengan melakukan analisis hubungan sebab-akibat antar sasaran strategis 5) Bagaimana kerangka kerja berbasis Balanced Scorecard bisa dibandingkan dengan kerangka kerja pengukuran kinerja yang digunakan selama ini (IKSP) serta direkomendasikan pada PTPN XIII untuk mengukur kinerjanya.
PB
Penelitian ini dilakukan selama dua bulan di PTPN XIII yang berlokasi di Jalan Sultan Abdurrahman Pontianak. Waktu penelitian akan dilaksanakan selama 2 bulan yaitu pada bulan Mei sampai dengan Juni 2011. Penelitian ini dilakukan......dst. | |