Show simple item record

dc.contributor.advisorSanim, Bunasor
dc.contributor.advisorMachfud
dc.contributor.authorPermana, Himawan Primayudha Putra
dc.date.accessioned2025-06-05T07:17:38Z
dc.date.available2025-06-05T07:17:38Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162284
dc.description.abstractManajemen rantai pasok memberikan dampak yang cukup berarti dalam peningkatan keunggulan kompetitif perusahaan. Salah satu isu penting dalam usaha penerapan manajeman rantai pasok adalah pengendalian persediaan dan pengadaan bahan baku (Simchi-Levi, 2003). Pada suatu perusahaan manufaktur, umumnya memiliki nilai persediaan bahan baku mencapai 30% dari aset total perusahaan (Buffa dan Sarin, 1996). PT Hadinata Brothers merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri furniture. Agar dapat bersaing dalam industri furniture di era perdagangan bebas dewasa ini maka diperlukanlah suatu manajemen rantai pasok termasuk sistem pengadaan bahan baku yang efektif dan efisien yang akan menciptakan keunggulan kompetitif dalam bersaing di pasar global. Untuk mencapai kondisi tersebut tidaklah mudah karena melibatkan kepentingan-kepentingan yang berbeda pada tiap bagian dalam perusahaan. Oleh karena itu perlu adanya kebijakan pengendalian persediaan dan pengadaan bahan baku untuk mendapatkan hasil yang optimal berupa biaya persediaan bahan baku yang seefisien mungkin. Banyak perusahaan kerap melakukan kesalahan dengan kurang tepatnya melakukan persediaan bahan baku untuk kebutuhan produksi. Terjadinya kekurangan persediaan bahan baku dapat menyebabkan jalannya aktivitas produksi terhambat, sebaliknya apabila terlampau banyak persediaan akan mengakibatkan membengkaknya biaya persediaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, manajemen perusahaan perlu menganalisis sistem pengendalian persediaan dan pengadaan bahan baku secara tepat sehingga didapatkan penghematan biaya persediaan. Saat ini PT Hadinata Brother belumlah memiliki metode pengadaan bahan baku yang efisien. Hal tersebut mengakibatkan persediaan bahan baku dalam perusahaan menjadi berfluktuasi dan cenderung besar karena pada dasamya pemesanan dilakukan per bulan, sehingga biaya persediaan menjadi kurang efisien. Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah, penelitian ini bertujuan: 1) Mengidentifikasi kondisi dan strategi rantai pasok yang terdapat pada perusahaan. 2) Menganalisis alternatif model pengadaan bahan baku yang dapat menurunkan total biaya persediaan sebagai pendukung kinerja rantai pasok. 3) Merumuskan kebijakan manajerial bagi pengembangan sistem pengadaan bahan baku bagi PT Hadinata Brothers. Ruang lingkup dari penelitian ini adalah: 1) Rantai pasok yang diteliti hanya difokuskan pada internal supply chain management khususnya dalam pengadaan bahan baku perusahaan serta analisis jenis produk dan rantai pasok. 2) Bahan baku yang akan diteliti dibatasi pada bahan baku yang termasuk kelompok A dalam analisis klasifikasi ABC dan memiliki lead time yang panjang atau menengah. 3) Analisis pengadaan bahan baku difokuskan pada pencarian teknik lot sizing yang paling efisien sebagai bagian dari rantai pasok. 4) Teknik lot sizing yang digunakan meliputi Lot For Lot,....dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Produksi Dan Operasiid
dc.titleAnalisis Pengadaan Bahan Baku Sebagai Bagian Dari Internal Supply Chain Management Pt. Hadinata Brothersid
dc.subject.keywordFurnitureid
dc.subject.keywordPt. Hadinata Brothersid
dc.subject.keywordRantai Pasokid
dc.subject.keywordManajemen Produksiid
dc.subject.keywordPengadaan Bahan Bakuid
dc.subject.keywordLot Sizingid
dc.subject.keywordAnalisis Kategori Produk Dan Jenis Rantai Pasokid
dc.subject.keywordAnalisis Klasifikasi Abcid
dc.subject.keywordAnalisis Pengadaan Bahan Bakuid


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record