| dc.description.abstract | Salah satu langkah strategis yang dilakukan Bank BRI untuk menjaga pertumbuhan dan kesinambungan bisnisnya adalah masuk dalam bisnis syariah. Pengembangan bisnis syariah di Bank BRI dimulai tahun 2001 dengan dibukanya Unit Usaha Syariah (UUS) BRI. Namun Bank BRI hingga saat ini belum sepenuhnya memanfaatkan jaringan kantornya sebagai outlet layanan syariah. Padahal Bank Indonesia sejak tahun 2006 telah mengeluarkan peraturan yang memungkinkan penggunaan jaringan Bank Umum konvensional untuk memberikan layanan syariah. Pola layanan syariah tersebut oleh Bank Indonesia dinamakan office channeling.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dapat dirumuskan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimana formulasi strategi Bank BRI dalam pengembangan bisnis syariah? (2) Bagaimana penilaian manajer menengah Bank BRI terhadap penerapan office channeling layanan syariah? dan (3) Bagaimana rancangan dan prioritas program implementasi office channeling layanan syariah di Bank BRI?
Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) Menggambarkan formulasi strategi Bank BRI dalam pengembangan bisnis syariah, (2) Melakukan penilaian terhadap dari manajer menengah Bank BRI terhadap pola office channeling layanan syariah, (3) Merancang dan menganalisis prioritas program implementasi office channeling layanan syariah di Bank BRI.
Penelitian dilakukan di Bank BRI. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, diskusi dan wawancara serta studi pustaka. Pengambilan sampel responden menggunakan purposive sampling. Alternatif program implementasi office channeling dirancang pada tahap pra penelitian melalui wawancara dengan beberapa Pemimpin Cabang dan Pemimpin Cabang Pembantu Bank BRI. Dari tahapan tersebut diperoleh 18 alternatif program implementasi office channeling yang kemudian dimasukkan ke dalam kuesioner I untuk penelitian tahap pertama. Penelitian tahap pertama menghasilkan 12 alternatif program. Keduabelas alternatif program tersebut dimasukkan kuesioner 2. Selanjutnya terhadap 12 alternatif program tersebut dilakukan pemilihan prioritas program layanan syariah di Bank BRI oleh pakar menggunakan Analitycal Hierarchy Process (AHP)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, formulasi strategi pengembangan bisnis syariah melalui pola office channeling layanan syariah di Bank BRI terdapat di dalam Surat Keputusan Direksi Bank BRI tentang Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank BRI tahun 2007 dan RBB tahun 2008. Pengembangan bisnis syariah merupakan bagian dari strategi bisnis Bank BRI. Kedua, tingkat .....dst. | |