Show simple item record

dc.contributor.advisorSuharjo, Budi
dc.contributor.advisorKibrandoko
dc.contributor.authorPutri, Dwi Indrisetno
dc.date.accessioned2025-06-05T07:12:53Z
dc.date.available2025-06-05T07:12:53Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162209
dc.description.abstractTujuan program Konversi minyak tanah ke LPG yang ditetapkan oleh Pemerintah adalah mengurangi beban subsidi Pemerintah terhadap minyak tanah, mengalokasikan kembali minyak tanah menjadi produk avtur yang bernilai ekonomis lebih tinggi, LPG dipandang sebagai energi altenatif yang aman bagi kesehatan, dan ramah lingkungan. Konversi penggunaan minyak tanah ke LPG dipandang sebagian kalangan sebagai jalan keluar dan langkah yang tepat untuk pengurangan beban devisa negara, juga karena Indonesia memiliki cadangan gas yang cukup besar dan belum dimanfaatkan secara optimal, serta beragam alasan lain terkait kualitas lingkungan, efisiensi dan harga per satuan energi yang dihasilkan. Konversi energi adalah penggunaan energi dari energi yang satu menjadi bentuk energi yang lain. Konversi energi minyak tanah ke LPG merupakan proses perubahan budaya kepada masyarakat yang sudah lama menggunakan minyak tanah sebagai sumber energi ke sumber energi lain yaitu gas LPG (Kemasan 3kg). Program konversi energi minyak tanah ke LPG 3kg sudah berlangsung hampir 1 tahun (2007-2008), melalui penelitian ini diharapkan dapat menganalisis bagaimana perilaku konsumen yang awalnya adalah sebagai pengguna bahan bakar minyak tanah kemudian dikonversi oleh pemerintah untuk menggunakan LPG 3kg, sehingga dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan untuk menyusun strategi komunikasi yang efektif di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat target konversi dalam penggunaan LPG 3kg pasca program konversi minyak tanah ke LPG 3 kg, analisis faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat target konversi dalam penggunaan LPG 3kg pasca program konversi minyak tanah ke LPG 3 kg, menganalisis perilaku masyarakat target konversi LPG 3 Kg pasca program konversi minyak tanah ke LPG 3 kg, pengukuran tingkat kepuasan masyarakat dalam penggunaan LPG 3kg pasca program konversi minyak tanah ke LPG 3 kg Program konversi minyak tanah ke LPG dilaksanakan pertama kali di Jakarta pada bulan Mei 2007. Target waktu pelaksanaan program konversi minyak tanah ke LPG untuk seluruh wilayah Indonesia adalah pada tahun 2010. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah kota Bogor. Pelaksanaan riset dilakukan pada bulan Agustus 2009 sampai dengan Oktober 2009. Metode penelitian menggunakan data sekunder dan data primer. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan memberikan kuesioner kepada masyarakat yang sudah beralih energi dari minyak tanah ke LPG 3 Kg di Kota Bogor. Survei tersebut dilaksanakan untuk menggali sikap, persepsi dan perilaku masyarakat pasca program konversi Minyak tanah ke LPG 3Kg. Pendekatan yang dilakukan adalah mengidentifikasi masalah yang ada, mencari alternatif dan pemecahan dalam upaya pengembangan dan perbaikan program konversi tersebut. Data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan manajemen perusahaan, wawancara dengan distributor, dan wawancara dengan masyarakat yang terkonversi. Metode....dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titleAnalisis Perilaku Masyarakat Target Konversi Pasca Program Konversi Minyak Tanah Ke Lpg 3Kgid
dc.subject.keywordPerilaku Masyarakat Terkonversiid
dc.subject.keywordProgram Konversi Minyak Tanah Ke Lpg 3Kgid
dc.subject.keywordKota Bogorid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record