Show simple item record

dc.contributor.advisorDjohar, Setiadi
dc.contributor.advisorSuroso, Arif Imam
dc.contributor.authorSuryadi, Andre Nafi D.
dc.date.accessioned2025-06-05T07:02:44Z
dc.date.available2025-06-05T07:02:44Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162096
dc.description.abstractTujuan dari penelitian ini adalah menganalisa kemampuan internal terutama kompetensi yang perlu dikembangkan dan faktor-faktor kondisi eksternal dalam menghadapi persaingan pasar customized furniture project serta menyusun perencanaan strategik PT. CSIS dalam kurun waktu lima tahun yang akan datang yaitu tahun 2009-2013. Penelitian dilakukan di PT.CSIS, Bogor. Dilaksanakan pada bulan Juni September 2008. Penelitian menggunakan pendekatan langsung kepada 7 responden manajemen untuk mengisi kuesioner yang telah disediakan. Responden diminta untuk mengisi sendiri kuisioner yang telah disusun oleh peneliti namun peneliti tetap mendampingi responden untuk membantu mengarahkan responden dalam mengisi kulsioner (self administrated survey). Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap visi, misi dan tujuan PT. CSIS saat ini untuk mengetahui sejauh mana, visi, misi dan tujuan tersebut telah dijalankan perusahaan, yang dilanjutkan dengan menganalisis lingkungan eksternal makro PT. CSIS dengan menggunakan kerangka Analisis PEST. Analisis PEST disesuaikan dengan bisnis Customized Furnitur dan melalui wawancara untuk mendapatkan faktor-faktor strategis, yang kemudian dinilai dan dibobot oleh responden dengan menggunakan teknik Delphi. Analisis lingkungan eksternal mikro menggunakan kerangka Analisis lima kekuatan penentu intensitas persaingan Porter. Analisa lima kekuatan penentu intensitas persaingan Porter (Porter, 1993) digunakan untuk menganalisa lingkungan industri furnitur secara mikro. Analisis dilakukan dengan pendekatan teknik Delphi yang diawali dengan menentukan faktor-faktor strategis yang diadopsi dari lima kekuatan penentu intensitas persaingan porter. Faktor-faktor strategis tersebut diperoleh melalui wawancara dengan responden dan studi literatur. Untuk kondisi internal dilakukan dengan Analisis rantai nilai Porter dan kompetensi inti yang dimiliki perusahaan. Analisis rantai nilai yang terdiri dari aktivitas primer dan sekunder dilakukan untuk mengetahui kompetensi inti perusahaan. Analisis dilakukan dengan melakukan wawancara dengan manajemen PEL, CSIS serta melalui pengamatan langsung terhadap operasional perusahaan. Berdasarkan pengamatan dan wawancara langsung tersebut kemudian ditentukan kompetensi yang dimiliki sekarang dan kompetensi yang perlu dikembangkan untuk menyongsong industri customized furniture di masa yang akan datang. Dalam analisis tersebut dilakukan pembobotan terhadap faktor-faktor strategis menggunakan selang pembobotan bernilai 1 sampai dengan 5. Semakin besar bobot semakin penting faktor tersebut dibanding faktor strategis lain selanjutnya. Penentuan skor variabel dengan memberikan skor terhadap parameter dari masing-masing variabel yang bisa mempengaruhi intensitas persaingan. Analisis wawasan industri (industri foresight) masa depan customized furniture seperti apa yang akan terjadi dalam lima tahun ke depan. Bertujuan mengetahui gambaran perkembangan bisnis customized furniture yang mempengaruhi industri. Analisis industri foresight ini dilakukan dengan wawancara, studi iteratur maupun eksplorasi ide dari responden. Selanjutnya dilakukan tahapan.....dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titlePerencanaan Strategik Pt.Csisid
dc.subject.keywordPerencanaan Strategikid
dc.subject.keywordPt. Csisid
dc.subject.keywordMatriks Ifeid
dc.subject.keywordMatriks Ieid
dc.subject.keywordMatriks Efeid
dc.subject.keywordAnalisis Rantai Nilaiid
dc.subject.keywordSwotid
dc.subject.keywordFive Force Porterid
dc.subject.keywordForesight Industryid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record