| dc.description.abstract | Sektor pertanian telah ikut mendukung kehidupan ekonomi bangsa Indonesia melalui sub sektor tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Sebagai penggerak perekonomian, sektor pertanian perlu didukung pengembangannya agar sektor yang berbasis pada sumber daya lokal terutama yang berorientasi ekspor memiliki peluang berkembang lebih besar. Indonesia sebagai salah satu negara yang beriklim tropis mempunyai potensi dan kesempatan yang cukup besar untuk memanfaatkan peluang usaha di bidang hortikultura, mengingat masih tersedia lahan yang luas dan masih minimnya sentuhan teknologi. Pada sektor pertanian, hortikultura menempati posisi yang penting sebagai produk yang berpotensi untuk dikembangkan karena bernilai komersial tinggi dan mempunyai peran strategis dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Keragaman produk hortikultura di Indonesia juga mulai meningkat. Banyak jenis dan varietas baru ditanam untuk memenuhi permintaan pasar akan berbagai macam jenis produk hortikultura.
Komoditas hortikultura merupakan komoditas yang sangat prospektif, baik untuk mengisi kebutuhan pasar domestik maupun internasional mengingat potensi permintaan pasarnya baik di dalam maupun di luar negeri besar dan nilai ekonominya yang tinggi. Dengan kemajuan perekonomian, pendidikan, peningkatan pemenuhan untuk kesehatan dan lingkungan menyebabkan permintaan produk hortikultura semakin meningkat. Disamping itu kecocokan karakteristik lahan dan agroklimat serta sebaran wilayah yang luas memungkinkan wilayah Indonesia digunakan untuk pengembangan hortikultura. Salah satu produknya adalah tomat
Perkembangan ekspor tomat tahun 2000-2004 menunjukkan nilai ekspor tomat segar Indonesia mengalami peningkatan walaupun volumenya menurun. Hal ini dapat terlihat pada tahun 2002, nilai ekspornya mencapai US$ 302.098 dengan volume 1.063.913 kg sedangkan pada tahun 2004 mencapai US$ 317.687 dengan volume 715.571 kg. Dengan melihat kondisi saat ini, Indonesia berpeluang untuk mengekspor tomat segar karena harga tomat segar di luar negeri yang lebih tinggi daripada harga di dalam negeri dan juga meningkatnya permintaan akan tomat segar Indonesia dari luar negeri karena harga tomat segar Indonesia di negara tujuan ekspor dapat bersaing dengan tomat negara lainnya.
Kondisi pasar global yang terbuka dan berkembangnya blok blok perdagangan dunia, menyebabkan persaingan perdagangan komoditas pertanian termasuk tomat semakin tinggi. Peluang Indonesia dalam era perdagangan dunia yang semakin bebas, memungkinkan pasar domestik akan menjadi lebih terbuka bagi produk hortikultura (diantaranya tomat) ke luar negeri. Sebaliknya produk hortikultura khususnya tomat Indonesia mempunyai kesempatan yang lebih luas untuk berperan di pasaran dunia. Kondisi ini dapat dilihat sebagai tantangan dan juga sekaligus sebagai peluang Indonesia. Terbukanya pasar internasional bagi tomat Indonesia, semakin dikuasainya teknologi budidaya, serta dukungan potensi .....dst. | |