| dc.description.abstract | PT UNITEX adalah sebuah perusahaan patungan Indonesia-Jepang yang bergerak dalam bidang tekstil terpadu (Fully Integrated Textile Marnufacture) yang mengolah bahan baku kapas dan polyester menjadi benang dan bahan jadi kain. Perusahaan menjual produknya di dalam negeri, ekspor langsung dan ekspor tidak langsung. Beberapa tahun terakhir PT UITEX, mengalami Penurunan penerimaan yang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya berupa persaingan dalam industri tekstil yang semakin meningkat terutama dengan adanya kompetitor dari negara-negara lain yang jauh lebih kompetitif serta ditambah dengan adanya kenaikan harga bahan bakar membuat penerimaan perusahaan menurun. Ditinjau dari sisi perusahaan juga terdapat beberapa penyebab yang menyebabkan terjadinya penurunan penerimaan, seperti produktivitas karyawan yang menurun, dan juga tingginya tingkat claim dari konsumen. Permasalahan pada PT UNITEX, yang berhubungan dengan budaya organisasi, motivasi dan akhirnya berpengaruh terhadap kinerja adalah: (1) Banyaknya pelanggaran teknis yang disebabkan oleh kelalaian, hal ini dapat terlihat dengan tingginya tingkat claim yang dilakukan oleh konsumen dan juga benyaknya terjadi lembur yang seharusnya tidak perlu. (2) Banyaknya jumlah karyawan tetap yang kurang produktif, terutama karyawan yang sudah berusia lanjut, dan pada level karyawan biasa. Hal ini dapat terlihat dengan seringnya karyawan yang menunda-nunda pekerjaan mereka, dengan tujuan mendapatkan uang lembur.
Permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana penerapan budaya organisasi pada tingkatan jabatan yang berbeda. (2) Bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi dan kinerja perusahaan. (3) Usaha apakah yang dapat dilakukan dalam rangka memperkuat budaya organisasi, dalam rangka meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Tujuan penelitian adalah (1) Menganalisis penerapan budaya perusahaan berdasarkan tingkatan jabatan yang berbeda-beda. (2) Menganalisis pengaruh budaya perusahaan terhadap motivasi dan kinerja. (3) Merumuskan usaha yang dapat dilakukan dalam rangka memperkuat budaya organisasi, motivasi dan kinerja.
Penelitian dilakukan di PT UNITEX, Bogor dengan metode deskriptif dengan teknik survey. Jumlah sampel yang diambil adalah 135 karyawan yang ditarik berdasakan tingkat jabatan karyawan, pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling dengan teknik proporsional sampling. Data dianalisis dengan rataan skor, analisis Chi Square, Confirmatory factor Anaysis dan Structural Equation Model. Analisis rataan skor digunakan untuk mengetahui persepsi responden terhadap penerapan budaya organisasi, motivasi dan kinerja pada PT UNITEX. Chi Square digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi atar responden. Confirmatoty Factor Analysis digunakan untuk melakukan uji reliabilitas dan validitas. Structural Equation Model (SEM) digunakan untuk ....dst. | |