Show simple item record

dc.contributor.advisorKirbrandoko
dc.contributor.advisorDaryanto, Heny K.
dc.contributor.authorFauzi, Harry Adam
dc.date.accessioned2025-06-05T06:39:48Z
dc.date.available2025-06-05T06:39:48Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161995
dc.description.abstractKota Depok telah resmi menjadi suatu daerah otonom yang memiliki pemerintahan sendiri dengan kewenangan otonomi daerah beserta dengan perangkat kelengkapannya sejak penerbitan UU Republik Indonesia No. 15 tahun 1999 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon dan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok. Status kota merupakan faktor penentu yang dominan dalam memacu laju pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah dan dinamika sosial politik bagi Kota Depok. Sebagai daerah yang diarahkan sebagai penyangga dan penyeimbang (buffer city and counter magnef) Ibu Kota Jakarta, Kota Depok tumbuh sebagai pusat aktivitas sosial ekonomi regional dan lokal yang sangat potensial dan prospektif. Pertumbuhan pembangunan yang begitu pesat di Kota Depok selain memberikan dampak positif berupa pertumbuhan ekonomi kota yang signifikan, juga menimbulkan dampak negatif yakni berupa alih fungsi lahan pertanian sehingga lahan-lahan pertanian di Kota Depok menjadi berkurang. Oleh sebab itu perlu adanya upaya peningkatan posisi tawar (bargaining position) petani di perkotaan dengan alih teknologi yang berwawasan agribisnis. Posisi tawar ini sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi issue bahwa pertanian di Kota Depok sudah tidak relevan dalam memacu peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan potensi lahan yang semakin sempit dan berkurang karena banyaknya aktivitas pembangunan fisik yang dilakukan di Kota Depok. Berdasarkan uraian permasalahan di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Komoditas pertanian apa yang paling potensial dan dapat diunggulkan untuk dikembangkan di lahan pertanian di Kota Depok ? (2) Faktor-faktor internal dan eksternal apa saja yang mempengaruhi pengembangan agribisnis komoditas unggulan pertanian di Kota Depok? (3) Bagaimana Perencanaan Strategik Dinas Pertanian Kota Depok dalam pengembangan agribisnis komoditas unggulan pertanian tersebut? Berdasarkan perumusan masalah tersebut di atas, penelitian ini bertujuan : (1) Menentukan komoditas unggulan yang akan dikembangkan di Kota Depok. (2) Menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan komoditas unggulan pertanian di Kota Depok. (3) Mengembangkan alternatif strategi Dinas Pertanian Kota Depok dalam pengembangan komoditas unggulan pertanian di Kota Depok....dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleAnalisis Strategik Pengembangan Agribisnis Komoditas Unggulan Di Kota Depokid
dc.subject.keywordAhp (Analytical Hierarchy Process)id
dc.subject.keywordLingkungan Internalid
dc.subject.keywordLingkungan Eksternalid
dc.subject.keywordMatriks Ifeid
dc.subject.keywordMatriks Efeid
dc.subject.keywordKomoditas Unggulanid
dc.subject.keywordDinas Pertanianid
dc.subject.keywordKota Depokid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record