| dc.description.abstract | MUHAMMAD IKHSAN HIDAYATULLAH. Analisis Pengaruh Faktor Psikologis dan Perilaku Terhadap Minat Adopsi Mobil Listrik di Indonesia Dengan Model SEM-PLS. Dibimbing oleh UJANG SUMARWAN dan SUHENDI.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh karakteristik demografis konsumen terhadap minat beli mobil listrik, (2) menganalisis faktor yang mempengaruhi minat konsumen terhadap mobil listrik, dan (3) menyusun strategi yang sesuai untuk meningkatkan minat konsumen terhadap mobil listrik di Indonesia. Sebagai negara yang menduduki posisi kedua dalam penguasaan pasar mobil listrik di Asia Tenggara dengan market share 25,2 persen. Pemerintah Indonesia memiliki target ambisius untuk mempercepat adopsi mobil listrik melalui regulasi dan insentif investasi. Namun, meskipun penjualan meningkat, tingkat adopsi mobil listrik masih sangat rendah, hanya mencapai 0,1 persen dari total kendaraan yang beredar, sehingga perlu dianalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi tersebut.
Penelitian ini menggabungkan teori Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2) dan Theory of Planned Behavior (TPB) untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi mobil listrik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei daring yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Data dikumpulkan dari 230 responden yang merupakan warga negara Indonesia dengan KTP yang valid. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM- PLS) guna mengidentifikasi hubungan antar variabel penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini mencakup kebiasaan, motivasi hedonis, ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi fasilitas, harga, dan kekhawatiran lingkungan, sedangkan minat beli dijadikan sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik demografis seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan pendapatan memiliki hubungan yang signifikan dengan minat beli mobil listrik. Selain itu, hanya dua faktor yang terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli, yaitu kebiasaan dan motivasi hedonis.
Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan pentingnya strategi pemasaran yang berfokus pada desain futuristik dan fitur canggih untuk meningkatkan daya tarik mobil listrik. Selain itu, strategi prelaunch berbasis konten premium yang memanfaatkan media digital seperti YouTube sebagai saluran utama dinilai efektif dalam meningkatkan minat konsumen terhadap mobil listrik di Indonesia. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pemangku kepentingan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih optimal guna mendorong adopsi mobil listrik di masa depan. | |