Pengaruh Kurs Dollar pada Harga Kedelai di Indonesia
| dc.contributor.advisor | Rifin, Amzul | |
| dc.contributor.author | Gunawan, Sandro | |
| dc.date.accessioned | 2024-12-08T00:04:01Z | |
| dc.date.available | 2024-12-08T00:04:01Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160104 | |
| dc.description.abstract | Kurs adalah nilai mata uang suatu negara yang dinyatakan dengan nilai mata uang negara lain. Kurs erat kaitannya dengan perdagangan internasional. Dolar Amerika Serikat atau United States Dollar (USD) merupakan mata uang asing yang dominan digunakan dalam perdagangan internasional. Mata uang USD menjadi mata uang yang digunakan Indonesia dalam melakukan kegiatan impor kedelai. Dengan demikian peningkatan nilai tukar Rupiah terhadap USD secara nominal diyakini akan meningkatkan harga kedelai di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kurs dollar pada harga kedelai di Indonesia menggunakan metode Autoreggresive distributed lag (ARDL). Metode ini dapat mengestimasi model regresi linear dalam menganalisis hubungan jangka panjang yang melibatkan adanya uji kointegrasi antara variabel-variabel time series. Hasilnya diketahui bahwa kurs dolar mempengaruhi harga kedelai dalam jangka pendek dan jangka panjang dengan pengaruh negatif pada jangka pendek dan positif pada jangka panjang keduanya signifikan pada taraf nyata lima persen. | |
| dc.description.abstract | Exchange rate is the value of a country's currency expressed in terms of the value of another country's currency. Exchange rates are closely related to international trade. The United States Dollar (USD) is the dominant foreign currency used in international trade. The USD currency is the currency used by Indonesia to carry out soybean import activities. Thus, an increase in the Rupiah exchange rate against the USD in nominal terms is believed to increase the price of soybeans in Indonesia. This research aims to determine the effect of the dollar exchange rate on soybean prices in Indonesia using the Autoreggressive distributed lag (ARDL) method. This method can estimate linear regression models in analyzing long-term relationships which involve cointegration tests between time series variables. The results show that the dollar exchange rate influences soybean prices in the short term and long term with a negative influence in the short term and a positive influence in the short term. Both lengths are significant at the five percent significance level. | |
| dc.description.sponsorship | ||
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Pengaruh Kurs Dollar pada Harga Kedelai di Indonesia | id |
| dc.title.alternative | The Effect of Dollar Exchange Rate on Indonesian Soybean Prices | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | import | id |
| dc.subject.keyword | exchange rate | id |
| dc.subject.keyword | ARDL | id |
| dc.subject.keyword | Soybean price | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
UF - Agribusiness [4896]

