Strategi Pengembangan Agribisnis Perikanan Melalui Budidaya Ikan Dalam Keramba Di Kabupaten Sintang Propinsi Kalimantan Barat
View/ Open
Date
2006Author
Saragih, Bernhad
Maulana, Agus
Ratnawati, Anny
Metadata
Show full item recordAbstract
Pembangunan perikanan dan kelautan merupakan salah satu andalan bagi bangsa Indonesia untuk turut mengatasi pemulihan ekonomi akibat krisis moneter yang berlangsung sejak tahun 1997. Kebijakan nasional tentang pembangunan perikanan menekankan pada program pengembangan agribisnis perikanan dengan tujuan untuk menggalakkan perikanan budidaya yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan, berbasis kerakyatan, memelihara keberlanjutan sumberdaya perikanan dan ekosistem perairan umum, serta memperkuat pengawasan dan pengendalian dalam pemanfaatan sumberdaya perikanan. (REPETA DKP tahun 2004). Kabupaten Sintang memiliki luas perairan umum mencapai 200.000 ha, cukup potensial untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba. Berdasarkan data statistik Kabupaten Sintang tahun 2004 menunjukkan bahwa produksi ikan hasil tangkapan dari perairan umum dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan, sedangkan lahan potensial untuk kolam semakin lama semakin berkurang karena terjadi alih fungsi untuk pengembangan perkebunan. Salah satu alternatif yang saat ini dilakukan untuk turut serta meningkatkan produksi ikan adalah melalui kegiatan budidaya ikan dalam keramba di perairan umum. Sebagaimana diketahui, bahwa pembangunan perikanan bertujuan untuk meningkatkan produksi, meningkatkan konsumsi ikan perkapita di masyarakat, meningkatkan peridapatan dan kesejahteraan masyarakat, dan juga diarahkan untuk dapat menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam meningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Berdasarkan pengamatan terhadap pengembangan budidaya ikan di keramba saat ini, pelaksanaannya masih berjalan kurang optimal. Banyak faktor penyebab kurang optimalnya pelaksanaan ini, selain masalah di tingkat petani, disinyalir penyebab lainnya karena belum dirumuskannya suatu strategi yang sesuai untuk diimplementasikan. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu kajian dan evaluasi untuk menganalisis strategi yang
diimplementasikan saat ini. Tujuan dari penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh utarna dalam pengembangkan budidaya ikan di keramba sekaligus merekomendasikan strategi yang sesuai untuk diimplementasikan. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sintang dari bulan Januari sampai Pebruari 2006. Metode penelitian adalah metode deskriptif dan kuantitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, sedangkan pengambilan contoh melalui purposive sampling. Pengolahan dan analisis data meliputi analisis internal (IFE) dan analisis eksternal (EFE), dilanjutkan dengan melakukan analisis matriks internal-eksternal (I-E) untuk mengetahui posisi internal dinas saat ini serta merumuskan strategi yang sesuai untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba..dst
Collections
- MT - Business [4109]

