| dc.description.abstract | Visi PTPN VII (Persero) adalah berupaya menjadi perusahaan agrobisnis dan agroindustri yang tangguh, berkarakter global, serta memiliki keunggulan bersaing sehingga dapat tumbuh dan berkembang baik dengan kemampuan sendiri maupun dengan pola kemitraan. Untuk mencapai visinya tersebut PTPN VII (Persero) dituntut memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang loyal, bermotivasi dan memiliki produktivitas yang tinggi. Salah satu faktor yang dapat menumbuhkan motivasi kerja karyawan adalah pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat. Gaya kepemimpinan adalah perilaku atau cara yang dipilih dan dipergunakan pemimpin dalam mempengaruhi pikiran, perasaan, sikap dan perilaku para anggota organisasi/bawahannya.
Dalam kurun waktu 1999-2001 terjadi pendudukan dan pencurian produksi di areal tanam PTPN VII (Persero) Unit Usaha Tulungbuyut. Aksi pendudukan ini menyebabkan pekerja tidak dapat bekerja dengan tenang dan nyaman. Pencurian getah karet yang disertai dengan pengrusakan pohon menyebabkan PTPN VII (Persero) Unit Usaha Tulungbuyut menderita kerugian masing-masing sebesar Rp.77,029,379,982 (2000), Rp.5,086,420,252 (2001), Rp.1,229,329,990 (2002) dan Rp.956,628,231 (2003). Kondisi ini menuntut PTPN VII Unit Usaha Tulungbuyut harus mempunyai pemimpin yang handal, arif, dan mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Berdasarkan kondisi tersebut maka permasalahan yang di bahas pada penelitian ini adalah: (1) gaya kepemimpinan apa yang saat ini berlaku di PTPN VII (Persero) Unit Usaha Tulungbuyut. (2) Seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh PTPN VII Unit Usaha Tulung Buyut, Way Kanan terhadap motivasi kerja karyawan dan (3) perilaku pemimpin yang paling tepat untuk memotivasi karyawan PTPN VII Unit Usaha Tulung Buyut Way Kanan.
Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui gaya kepemimpinan yang saat ini berlaku di PTPN VII (Persero) Unit Usaha Tulungbuyut Way Kanan; (2) mengidentifikasi besarnya pengaruh gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh PTPN VII Unit Usaha Tulung Buyut terhadap motivasi kerja karyawan; dan (3) menganalisis perilaku kepemimpinan yang paling tepat untuk memotivasi karyawan PTPN VII Unit Usaha Tulung Buyut. Objek penelitian hanya dibatasi terhadap pekerja yang bekerja di Unit Usaha Tulungbuyut, Way Kanan. Sedangkan variabel yang diteliti hanya dibatasi pada: 1) variabel gaya kepemimpinan yang dipengaruhi oleh cara melakukan konsultasi, cara memberikan perintah atau instruksi, cara memberikan kesempatan partisipasi, cara pendelegasian tugas, dan cara pengendalian, dan 2) variabel motivasi kerja karyawan yang dipengaruhi oleh faktor hygenis dan motivator di dalam perusahaan....dst | |