| dc.contributor.advisor | Suharjo, Budi | |
| dc.contributor.advisor | Ratnawati, Anny | |
| dc.contributor.author | Chandrayani, Ernita | |
| dc.date.accessioned | 2024-12-05T06:57:45Z | |
| dc.date.available | 2024-12-05T06:57:45Z | |
| dc.date.issued | 2005 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159874 | |
| dc.description.abstract | Bermunculannya perusahaan penerbangan baru di Indonesia belakangan ini membuat persaingan di industri tersebut semakin ketat. Hal tersebut bermula dari dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 40 Tahun 1999 dimana Departemen Perhubungan RI memberi izin seluas-luasnya kepada siapa saja yang ingin terjun di industri penerbangan serta memberikan berbagai kemudahan di dalam menjalankan bisnis ini. Menjamurnya perusahaan penerbangan mengakibatkan persaingan bisnis menjadi semakin ketat. Hal ini berdampak terhadap adanya kecenderungan perang tarif diantara perusahaan tersebut. Pada awalnya hal ini sangat menguntungkan konsumen. pengguna jasa angkutan umum yang sebelumnya beranggapan tidak mampu menggunakan jasa penerbangan karena tarif yang mahal. Dengan kondisi "banting harga" antar perusahaan jasa penerbangan telah menimbulkan minat yang tinggi bagi pengguna jasa angkutan lain untuk beralih menggunakan jasa penerbangan.
Perusahaan jasa penerbangan dalam negeri yang tumbuh pesat dan banyak, sejalan dengan persaingan bisnis dalam merebut pasar penumpang potensial, menyebabkan suatu pergeseran pasar penumpang jasa penerbangan yang semakin melonjak dan penumpang angkutan darat dan laut yang mengalami penurunan. Hal tersebut jelas akan memperluas pangsa pasar Jasa penerbangan dengan meningkatnya pertumbuhan pasar potensial.
Pada awalnya perang tarif dapat menjadi daya tarik konsumen untuk memilih jasa penerbangan, tetapi saat ini konsumen cenderung ingin mendapatkan pelayanan yang lebih baik atau penumpang akan memilih perusahaan penerbangan yang paling sesuai dengan harapannya. Hal ini berarti, hanya perusahaan penerbangan yang benar-benar unggul akan meraih pangsa pasar yang cukup besar. Oleh sebab itu, kunci kesuksesan bisnis penerbangan saat ini terletak pada pelayanan dan bukan sekedar tawaran tarif tiket yang murah. Hal tersebut menjadi tantangan bagi masing-masing perusahaan penerbangan domestik, termasuk Merpati Nusantara, sebagai service provider untuk dapat menciptakan kepuasan pelanggan yang tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi potensi pasar jasa penerbangan domestik akibat menjamurnya perusahaan penerbangan baru dan adanya perang tarif, (2) Menganalisa atribut-atribut yang menjadi pertimbangan untuk pelanggan jasa penerbangan ("user") dan bukan pelanggan ("non user") jasa penerbangan domestik, (3) Mengidentifikasi kepuasan pelanggan yang didasarkan pada atribut-atribut yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih jasa penerbangan domestik, (4) Memformulasikan strategi layanan Jasa Penerbangan Merpati yang diarahkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperbesar potensi pasar. Penelitian ini dilakukan dengan metode survel dengan jumlah sampel sebanyak 158 responden yang terdiri dari...dst | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Pemasaran | id |
| dc.title | Analisis Potensi Pasar dan Kepuasan Pelanggan Jasa Penerbangan Domestik Rute Jakarta Yogyakarta | id |
| dc.subject.keyword | Potensi Pasar | id |
| dc.subject.keyword | Non User | id |
| dc.subject.keyword | Non User Berminat | id |
| dc.subject.keyword | User Selain Merpati | id |
| dc.subject.keyword | User Merpati | id |
| dc.subject.keyword | Pt Merpati Nusantara Airlines | id |
| dc.subject.keyword | Segmentasi Konsumen | id |
| dc.subject.keyword | Analisis Thurstone | id |
| dc.subject.keyword | Diagonal (Suharjo Split) | id |
| dc.subject.keyword | Penalty Reward | id |
| dc.subject.keyword | Korespodensi | id |
| dc.subject.keyword | Indeks Kepuasan Konsumen | id |
| dc.subject.keyword | Deskriptif | id |
| dc.subject.keyword | Jasa Penerbangan Domestik, Potensi Pasar, Kepuasan Pelanggan, Non User, Non User Berminat, User Selain Merpati, User Merpati, PT Merpati Nusantara Airlines, Segmentasi Konsumen, Analisis Thurstone, Diagonal (Suharjo Split), Penalty Reward, Korespondensi, Indeks Kepuasan Konsumen, Deskriptif | id |