Show simple item record

dc.contributor.advisorGumbira-Said, E
dc.contributor.advisorHarjanto, Nazir
dc.contributor.authorHadisiswanto,Irfan
dc.date.accessioned2024-12-05T06:52:59Z
dc.date.available2024-12-05T06:52:59Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159860
dc.description.abstractPemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Agro, mengembangkan sistem forward trading (perdagangan dimuka) bagi komoditas pertanian, yaitu perjanjian jual beli komoditas dalam jumlah, mutu dan tempat penyerahan tertentu untuk penyerahan barang fisik di kemudian hari. Fungsi utama perdagangan tersebut adalah tempat pembentukan harga yang transparan (price discovery) dengan pembentukan harga sebelum berproduksi. Pasar Ikan Higienis (PIH) merupakan program Departemen Kelautan dan Perikanan yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan, meningkatkan penyerapan pasar dalam negeri dan menunjang kegiatan hilir industri perikanan dalam negeri dengan jalan menyediakan sarana dan prasarana pemasaran ikan yang memenuhi kebutuhan sanitasi dan higienis Selama ini komoditas perikanan tangkap hanya diperdagangkan melalui sistem spot trading. Untuk itu perlu dijajaki kemungkinan agar komoditas tersebut dapat diperdagangkan melalui sistem forward trading. Untuk menjajaki alternatif tersebut dikaji PIH Mina Ayu Indramayu sebagai lembaga yang mempelopori perdagangan komoditas perikanan tangkap melalui perdagangan dimuka. Karakteristik usaha penangkapan ikan di laut sangat dipengaruhi oleh musim, sehingga jenis dan volume hasil tangkapan sangat berfluktuasi. Hal ini merupakan kendala yang harus dipecahkan agar komoditas ikan dapat diperdagangkan melalui forward trading (perdagangan dimuka). Esensi dari perdagangan dimuka (forward trading) adalah adanya jaminan ketersediaan komoditas dengan harga, volume, jenis dan kualitas yang sesuai dengan permintaan konsumen. Oleh karena itu diperlukan suatu cara untuk menyiasati kendala tersebut yaitu melalui peramalan produksi dan harga yang akurat sesuai dengan kapasitas sumberdaya yang dimiliki. Dari uraian diatas, masalah dalam penelitian ini kemudian dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana expected return dan resiko komoditas-komoditas perikanan tangkap yang dihadapi PIH Mina Ayu dalam perdagangan dimuka?: (2) Bagaimana kombinasi portofolio komoditas yang memberikan resiko dan keuntungan optimal bagi PIH Mina Ayu (3) Bagaimana peramalan ketersediaan jenis dan volume komoditas perikanan tangkap yang harus dilakukan PIH Mina Ayu untuk mendukung perdagangan dimuka (4) Bagaimana peramalan harga komoditas perikanan tangkap yang harus dilakukan untuk mendukung perdagangan dimuka?. Selanjutnya dilakukan analisis portofolio mean variance model (model Markowitz) untuk mengetahui lima komoditas yang memberikan keuntungan tertinggi yang kemudian ditentukan kombinasi portofolio optimalnya dengan kriteria resiko yang paling minimal. Lima komoditas tersebut kemudian...dst
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleAnalisis Portofolio dan Peramalan Ketersediaan Bahan Baku Bagi Pasar Ikan Higienisid
dc.subject.keywordKomoditas Perikanan Tangkapid
dc.subject.keywordPih Mina Ayu Indramayuid
dc.subject.keywordManajemen Strategiid
dc.subject.keywordForward Tradingid
dc.subject.keywordPortofolio Mean Varience Model(Markowit)id
dc.subject.keywordTime Series Analysis Metode Winter'Sid
dc.subject.keywordExploratory Study Kasus.id
dc.subject.keywordKomoditas Perikanan Tangkap, PIH Mina Ayu Indramayu, Manajemen Strategi, Forward Trading, Portofolio Mean Variance Model (Markowitz), Time Series Analysis Metode Winter's, Exploratory Studi Kasus.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record