Show simple item record

dc.contributor.advisorTanopruwito, Djoni
dc.contributor.advisorSiregar, Hermanto
dc.contributor.authorHassan, Firmansyah
dc.date.accessioned2024-12-05T06:52:17Z
dc.date.available2024-12-05T06:52:17Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159858
dc.description.abstractPersaingan bisnis yang semakin tinggi menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja berbagai elemen di dalam organisasi. Pertumbuhan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia beberapa tahun terakhir dari beberapa sektor usaha mengalami peningkatan yang cukup siginifikan. Pertumbuhan bisnis suatu perusahaan biasanya diukur berdasarkan kinerjanya. Pengukuran kinerja suatu perusahaan biasanya dilakukan dengan menilai aspek keuangan saja namun biasanya keberhasilan kinerja keuangan merupakan hasil dari kinerja berbagai elemen lain dalam perusahaan yang seringkali lebih sulit diukur. Oleh karena itu kemudian dikembangkan konsep balanced scorecard oleh Kaplan dan Norton (1992) yang mencoba mengukur kinerja suatu perusahaan dari berbagai perspektif tidak hanya dari perspektif keuangan saja dan menerjemahkannya kedalam suatu actionplan yang terukur. Persaingan bisnis dalam dunia perbankan menuntut Bank Mega untuk terus memperbaiki kinerjanya. Kinerja perusahaan memang tidak hanya diukur dengan aspek tertentu saja atau pengukuran aspek yang sulit diukur juga mesti dipertimbangkan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) menganalisis kinerja PT Bank Mega, Tbk dengan menggunakan kerangka Balanced Scorecard (2) Menganalisis faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam rangka meningkatkan kinerja PT Bank Mega, Tbk Penelitian ini dilaksanakan di PT kantor pusat dan kantor pusat operasional PT Bank Mega, Tbk yang berlokasi di. Jend. Sudirman Kav 45- 46 Jakarta Selatan. Penelitian pengukuran kinerja perusahaan ini adalah dengan metode Balanced scorecard dengan studi kasus. Data yang dikumpulkan berupa data primer dari hasil mentebar kuesioner kepada nasabah bank dan pegawai dan data sekunder dari data historis perusahaan dan laporan keuangan bank serta studi literatur yang tekait dengan pokok bahasan dalam penelitian ini. Analisis kinerja dengan menggunakan empat pendekatan yakni finansial, pertumbuhan dan pembelajaran, proses bisnis internal dan customer. Analisis lain yang digunakan untuk menentukan kategori kinerja perusahaan dengan teknik rentang kriteria dan metode paired comparison. Sedangkan uji Mann Whitney digunakan sebagai salah satu metode untuk menentukan tingkat kepuasan customer. Peniltian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada pegawai dan nasabah bank. Pegawai bank yang dijadikan responden adalh sebanyak 73 orang sedangkan untuk nasabah berjumlah 100 orang. Hasil kuesioner pegawai menunjukkan jenis kelamin yang mendominasi dari para responden adalah pria, komposisi responden terbesar adalah pada kelompok umur 31-35 tahun, komposisi pendidikan responden terbesar...dst
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleAnalisis Kinerja Pt.Bank Mega,Tbk Dengan Pendekatan Balanced Scorecardid
dc.subject.keywordBalance Scorecardid
dc.subject.keywordPertumbuhan Dan Pembelajaranid
dc.subject.keywordBisnis Internalid
dc.subject.keywordCustomerid
dc.subject.keywordFinansial Tingkat Kepuasanid
dc.subject.keywordRentang Kriteriaid
dc.subject.keywordPaired Comparison Pengukuran Kinerja.id
dc.subject.keywordBalanced Scorecard, pertumbuhan dan pembelajaran, bisnis internal, customer, finansial, tingkat kepuasan, rentang kriteria, paired comparison, pengukuran kinerja.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record