| dc.contributor.advisor | Mangkuprawira, Sjafri | |
| dc.contributor.advisor | Joko, Affandi M. | |
| dc.contributor.advisor | PT. Musi Hutan Persada merupakan perusahaan patungan antara PT Inhutani V (Badan Usaha Milik Negara Departemen Kehutanan) dan PT. Eniro Musi Lestari (Barito Pasific Group) yang berusaha di bidang pengusahaan hutan pengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI) Pengusahaan HTI bukan hanya berperan sebagai bagian dari sektor penghasil devisa negara, melainkan juga harus inampu berperan nyata dalam menciptakan efek ganda (multiplier effect) bagi masyarakat wilayah sekitarnya yang lebih luas. Efek ganda dan sebaran manfaat hutan tanaman industri adalah dari nilai tambah produksi yang dihasilkan, peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat Sifat usaha HTI berjangka panjang dengan resiko tinggi sehingga PT. MHP terpacu untuk meningkatkan produktivitas dan mempersiapkan diri menjadi perzsahaan yang unggul sesuai dengan visinya untuk membangun dan mengelola hutan tanaman sebagai pusat unggulan kehutanan Indonesia yang memenuhi semua kriteria dan standar praktek kehutanan internasional, dan misinya yaitu menghutankan kembali lahan tidak produktif menjadi hutan tanaman yang tinggi produktivitasnya secara berkelanjutan guna menghasilkan bahan baku kayu industri (Profil Perusahaan PT. MHP, 2004)
Berdasarkan hal tersebut, tak dapat dipungkiri lagi bahwa sumber daya manusia merupakan aset paling penting dan sangat berharga dalam suatu perusahaan, karena pada hakekatnya keberhasilan suatu perusahaan untuk mencapai tujuannya, baik tujuan jangka panjang maupun tujuan jangka pendek, sangat ditentukan oleh sumber daya manusia yang bekerja di perusahaan tersebut.
PT. Musi Hutan Persada dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia telah memiliki dan melaksanakan suatu sistem penilaian prestasi kerja karyawan. Penilaian Prestasi Kerja Karyawan (PPKK) yang dilakukan oleh PT. MHP bertujuan untuk
Mengenali kelebihan dan kelemahan pekerja/buruh, sehingga dapat diketahui adanya kebutuhan pelatihan dan arah pengembangan karier selanjutnya.
b. Sebagai alat kommunikasi antara atasan dan bawahan sehingga terbina hubungan yang sehat dan harmonis, hawahan memahami apa yang diharapkan atasan, sebaliknya atasan mengenali aspirasi/harapan bawahan.
Penilaian Kerja akan memberikan pengaruh kepada
1. Nilai Kenaikan Gaji
2. Kesempatan promosi dan kegiatan lain yang terkan dengan penilaian kerja tersebut.
Nansun, pelaksanaan tujuan tersebir belum tercapai dan hasilnya masih belum sesuai dengan yang diharapkan serta belum dapat dimanfaatkan untuk pengembangan karyawan. (Informasi berdasarkan hasil wawancara dengan Direktur Utama PT MHP. 2004)...dst | |
| dc.contributor.author | Nursanti, Frida | |
| dc.date.accessioned | 2024-12-05T06:51:19Z | |
| dc.date.available | 2024-12-05T06:51:19Z | |
| dc.date.issued | 2005 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159855 | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Sumber Daya Manusia | id |
| dc.title | Sistem dan Pelaksanaan Penilaian Prestasi Karyawan : Study Kasus Pt.Musi Hutan Persada. | id |
| dc.subject.keyword | Penilaian Prestasi Kerja Karyawan | id |
| dc.subject.keyword | Pt.Musi Hutan Persada | id |
| dc.subject.keyword | Manajemen Sumberdaya Manusia | id |
| dc.subject.keyword | Crosstab Karyawan | id |
| dc.subject.keyword | Pakar Sumberdaya Manusia | id |
| dc.subject.keyword | Pengembangan Sumberdaya Manusia. | id |
| dc.subject.keyword | Penilaian Prestasi Kerja Karyawan, PJ. Musi Hutan Persada, Manajemen Sumber Daya Manusia, Crosstab, AHP, Mann Whitney, Studi Kasus, Karyawan, Pakar SDM, Pengembangan Sumber Daya Manusia. | id |