| dc.description.abstract | Pajak sebagai suatu sumber penghasilan negara semakin penting peranannya dari hari ke hari, semakin menipisnya sumber daya alam sebagai sumber devisa membuat pajak semakin vital peranannya. Indonesia diperkirakan akan menjadi "net oil importer" dalam kurun waktu antara 20-30 tahun.
Saat ini kebijakan perpajakan Nasional dari Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan adalah "Mewujudkan Citra dan Target Pajak Menjadi Nyata Melalui Program Sadar dan Peduli Pajak". Tema tersebut secara konsisten di tuangkan dalam kebijaksanaan strategis guna mengoptimalkan penerimaan negara melalui ekstensifikasi dan instensifikasi pajak
Dengan memanfaatkan teknologi informasi, Direktorat PBB dan BPHTB Direktorat Jenderal Pajak telah mengembangkan system penunjang Sismiop berupa Sistem Informasi Geografis (SIG), Payment On-line System (POS) PBB dan Pelayanan Informasi Telepon (PIT). POS PBB merupakan suatu aplikasi pendukung Sismiop yang berfungsi untuk meningkatkan pelayanan kepada Wajib pajak yang berhubungan dengan pembayaran PBB dan pemantauannya, sebagai tindak lanjut dengan pengembangan Payment On-line System (POS) PBB, juga telah dikembangkan aplikasi layanan pembayaran online PBB melalui ATM.
Beberapa permasalahan dalam pelayanan pembayaran PBB antara lain (1) tempat Pembayaran menolak/tidak melayani pembayaran PBB dikarenakan Bank Tempat pembayaran (Bank TP) tersebut bukan Bank TP atas objek dimaksud (2) adanya Wajib Pajak yang telah membayar PBB namun masih terdaftar di daftar penunggak pajak (3) Perubahan data objek pajak tidak dapat diikuti langsung oleh data di Bank TP (4) Waktu pelayaanan yang relatif terbatas. Dengan beberapa permasalahan tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi kepuasan wajib pajak dalam membayar PBB, maka dilakukan penelitian Kepuasan Wajib Pajak Atas Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan tujuan (1) menganalisa tingkat kepuasan wajib pajak atas pelayanan pembayaran PBB dan (2) menganalisa faktor-faktor mempengaruhi kepuasan wajib pajak atas pelayanan pembayaran PBB perancangan strategi meningkatkan pelayanan pembayaran PBB. yang guna
Informasi dan data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah dan dianalisa dengan menggunakan analisis klaster (K-means klaster), Analisis Kepuasan Pelanggan (IPM). Analisis Faktor dan Analisis Thurstone dengan memperhatikan dimensi pelayanan servqual serta dalam penelitian ini tidak mengesampingkan fokus group untuk menambah informasi secara langsung dari wajib pajak atas pelayanan perpajakan (PBB) dan pelayanan pembayaran PBB di masyarakat...dst | |