Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.advisorSaptono, Imam Teguh
dc.contributor.authorMulyadi
dc.date.accessioned2024-12-05T06:33:23Z
dc.date.available2024-12-05T06:33:23Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159766
dc.description.abstractBisnis jasa transportasi di Indonesia terus mengalami perkembangan. dari tahun ke tahun. Perkembangan bisnis tersebut, termasuk jasa transportasi darat, terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Selain itu, perkembangan mobilitas penduduk yang tinggi, terutarna di daerah perkotaan, juga meningkatkan kebutuhan akan jasa transportasi tersebut. Salah satu jasa transportasi darat yang memegang peranan penting, terutama di kota-kota besar di Indonesia, adalah taksi..Dalam persaingan bisnis taksi di Surabaya, PT Zebra Nusantara Tbk merupakan pemegang pangsa pasar (market share) terbesar dengan jumlah ijin armada sebesar 1500 unit atau mencapai 23 persen dari total jumlah ijin operasi taksi. PT Zebra Nusantara Tbk juga merupakan perusahaan taksi pertama yang menawarkan sahamnya di Bursa Paralel dan juga merupakan perintis penggunaan bahan bakar gas (BBG) untuk pengoperasian taksinya. Dalam upaya menghadapi persaingan yang semakin kompetitif dan semakin banyaknya perubahan-perubahan yang terkait dengan bisnis jasa transportasi yang terjadi dengan cepat, baik perubahan eksternal maupun internal, PT Zebra Nusantara Tbk sangat memerlukan suatu kajian tentang strategi dalam menghadapi persaingan sebagai perusahaan taksi yang salah satu fungsinya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan perumusan masalah untuk merumusakan strategi bersaing bagi PT Zebra Nusantara Tbk yaitu: faktor- faktor eksternal (peluang dan ancaman) dan faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) apa saja yang mempengaruhi strategi PT Zebra Nusantara Tbk dalam menghadapi persaingan dan strategi bersaing yang bagaiman yang sesuai bagi PT Zebra Nusantara Tbk. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi faktor-faktor eksternal (peluang dan ancaman) yang mempengaruhi strategi PT Zebra Nusantara Tbk dalam menghadapi persaingan, (2) mengidentifikasi faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) yang dimiliki PT Zebra Nusantara Tbk dalam menghadapi persaingan dan (3) merumuskan dan merancang strategi bersaing yang sesuai bagi PT Zebra Nusantara Tbk. Penelitian yang dilakukan dibatasi dan difokuskan pada identifikasi dan analisis faktor internal dan eksternal yang akan menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi perusahaan, analisis persaingan industri jasa transportasi taksi serta analisis dan perumusan strategi bersaing yang sesuai bagi PT Zebra Nusantara Tbk. Untuk implementasinya diserahkan sepenuhnya kepada pihak perusahaan. Penelitian ini dilaksanakan di PT Zebra Nusantara Tbk yang memiliki kantor pusat di Oil Center Building, 2 fl. Jl. MH. Thamrin No. 55 Jakarta 10350 dan kantor Surabaya di Jl. Jemursari Selatan IV/3 Surabaya 60237. Penelitian dilakukan selama tiga bulan, mulai bulan Desember 2003 sampal bulan Februari 2004. Desain penelitian yang diterapkan adalah dengan menggunakan teknik penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus yang digunakan untuk menjawab permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan. Metode ini dipilih dengan tujuan untuk memperoleh gambaran yang luas dan mendalam mengenai subyek yang diteliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Sumber data primer diperoleh melalui kegiatan pengamatan langsung dan wawancara dengan responden, sedangkan data sekunder berupa literatur-literatur yang diperoleh dari pihak manajemen dan staff perusahaan, pendapat para ahli, asosiasi dan lembaga atau departemen terkait. Responden yang diambil ditentukan dengan cara sengaja (purposive) dengan menggunakan pertimbangan bahwa responden yang bersangkutan memiliki pengetahuan, keahlian dan kompeten dalam bidang yang dikaji. Adapun responden dalam penelitian ini terdiri dari lima orang yaitu manager keuangan, manager operasi, direktur operasi, dan dua direktur PT Zebra Nusantara Tbk. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada lima responden dengan disertai wawancara. Analisis yang digunakan adalah Analisis Persaingan Industri, Evaluasi Faktor Eksternal dan Internal (Matriks EFE dan IFE), Matriks IE dan Matriks OSPM. Kuesioner disusun dengan menggunakan teknik pembobotan dengan teknik Paired Comparison. Visi PT Zebra Nusantara adalah "Menjadi perusahaan taksi terkemuka di Surabaya dengan misi yang diermban perusahaan adalah "Memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan semboyan, jujur, disiplin dan sopan santun. Pendirian perusahaan bertujuan untuk memberi pelayanan jasa transportasi taksi yang nyaman, aman dan ramah lingkungan Dalam melakukan analisis strategi PT Zebra Nusantara Tbk dalam menghadapi persaingan didahului dengan melakukan analisis internal dan eksternal. Berdasarkan analisis terhadap faktor-faktor strategis diperoleh faktor strategis internal yang dimiliki PT Zebra Nusantara Tbk yang terdiri dari faktor kekuatan (strength), yaitu: (1) teknologi yang dimiliki/digunakan (mobil dan peralatan penunjang), (2) laba/profit perusahaan, (3) market share/pangsa pasar, (4) lokasi dan usia fasilitas, (5) jumlah armada, (6) pengalaman yang dimiliki, (7) posisi finansial dan (8) turn over karyawan; dan faktor kelemahan (weakness) yaitu, (1) komposisi pendidikan tenaga kerja/karyawan, (2) kemampuan/skill tenaga kerja dan (3) ketersediaan dan aksesibilitas bahan bakar. Sedangkan faktor strategis eksternal terdiri dari faktor peluang (opportunities) yaitu (1) kebijakan pemerintah tentang Lalu Lintas, (2) kebijakan pemerintah tentang perhubungan/angkutan umum, (3) kebijakan pemerintah tentang lingkungan/ernisi kendaraan bermotor, (4) pertumbuhan ekonomi, (5) fasilitas jalan, (6) fasilitas rambu dan lampu lalulintas, (7) ketersediaan bahan bakar, (8) teknologi transportasi ramah lingkungan, (9) pertumbuhan penduduk, dan faktor ancaman (threats) yaitu (1) keberadaan trayek angkutan umum non taksi, (2) otonomi daerah, (3) harga beli alat transportasi, (4) biaya perawatan, (5) biaya suku cadang, (6) aparat lalu lintas dan penegak hukum dan (7) nilai tukar rupiah. Berdasarkan evaluasi faktor eksternal dan internal diperoleh total nilai Evaluasi Faktor Internal (Matriks EFI) sebesar 3,216 dan Evaluasi Faktor Eksternal (Matriks EFE) sebesar 3,255. Hasil penggabungan matriks EFI dan matriks EFE ke dalam matriks IE, PT Zebra Nusantara Tbk dalam perumusan strategi bersaing berada pada kuadran I (strategi tumbuh dan berkembang) yang berarti secara eksternal berada pada posisi tinggi dan secara internal perusahaan tersebut kuat. Beberapa alternatif strategi yang dapat dijalankan adalah strategi pengembangan pasar, pengembangan pelayanan dan integrasi ke belakang. Pada strategi pengembangan pasar perusahaan mengembangkan cakupan operasional secara geografis. Pasar yang perlu dibidik adalah daerah Malang, Pasuruan, Jombang, Wonokromo dan sekitarnya. Dalam strategi pengembangan pasar ini juga perlu dibangun stasiun-stasiun pengisian BBG di wilayah-wilayah operasi baru Strategi pengembangan pelayanan lebih diarahkan kepada semakin ditingkatkan pelayanan yang memuaskan pelanggan baik dari segi kenyamanan kendaraan meliputi fasilitas AC dan musik di dalam kendaraan, keamanan dalam pengantaran dan ketepatan yang ditunjang pengetahuan pengemudi yang lengkap mengenai wilayah-wilayah operasi perusahaan mencakup nama daerah, nama jalan dan nama-nama tempat tertentu. Pengembangan pelayanan ini juga bisa diarahkan pada peningkatan keramahan pengemudi kepada pelanggan dan penerapan etika dalam berkendara dan mematuhi segala peraturan lalulintas. Strategi integrasi ke belakang adalah berarti mencari kepemilikan atau meningkatkan kendali atas perusahaan pemasok. Sebelumnya PT Zebra Nusantara telah menerapkan strategi integrasi ke belakang dengan membangun dan memiliki sendiri stasiun-stasiun pengisian BBG dan bengkel-bengkel perusahaan. Kepemilikan akan stasiun-stasiun pengisian BBG dan bengkel-bengkel perusahaan perlu dikembangkan dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar yang semakin meningkat dengan peningkatan jumlah armada yang ada. Pada masa ke depan diperlukan bagi perusahaan untuk meningkatkan kepemilikan atas perusahaan suplier suku cadang kendaraan. Berdasarkan hasil analisis menggunakan matriks QSPM diperoleh urutan prioritas strategi yang dapat dilaksanakan PT Zebra Nusantara Tbk dalam menghadapi persaingan yaitu strategi integrasi ke belakang dengan, dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Pt. Zebra Nusantara Tbk Dalam Menghadapi Persainganid
dc.subject.keywordAngkutan Daratid
dc.subject.keywordBahan Bakar Gasid
dc.subject.keywordJasaid
dc.subject.keywordMsid
dc.subject.keywordStrategi Taksiid
dc.subject.keywordAnalisis Persaingan Industriid
dc.subject.keywordEfa/Ife Matriks Ieid
dc.subject.keywordMatriks Qspmid
dc.subject.keywordid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record