Show simple item record

dc.contributor.advisorGumbira-Said, E
dc.contributor.advisorSaptono, Imam Teguh
dc.contributor.authorSuparman, Andjar
dc.date.accessioned2024-12-05T06:33:11Z
dc.date.available2024-12-05T06:33:11Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159761
dc.description.abstractIndonesia yang dua pertiga wilayahnya berupa lautan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Sumberdaya kelautan merupakan sumberdaya yang senantiasa dapat pulih (renewable resources) sehingga dapat dimanfaatkan secara berkesinambungan apabila dikelola secara arif. Tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan di Indonesia tahun 2001, menurut hasil kajian Komisi Nasional Pengkajian Stok Sumberdaya Ikan (2002), baru mencapai 4,06 juta ton/tahun, atau sekitar 63,49% dari potensi lestarinya yang diperkirakan sebesar 6,4 juta ton/tahun. Berdasarkan data tersebut pemanfaatan potensi sumberdaya ikan di masa datang masih dapat ditingkatkan. Untuk mendorong peningkatan pemanfaatan sumberdaya ikan sebagai penghela utama pembangunan ekonomi nasional, perlu didukung oleh peningkatan prasarana perikanan berupa pelabuhan perikanan dan fasilitas pendukung lainnya, seperti fasilitas bongkar muat, penanganan dan pengolahan hasil perikanan serta pemasaran. Oleh sebab itu pemerintah membentuk Perum Prasarana Perikanan Samudera (Perum PPS) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berdasarkan PP No.2 tahun 1990 dan selanjutnya disempurnakan dengan PP no. 23 tahun 2000 dengan tugas melaksanakan pengelolaan pelabuhan perikanan untuk menyediakan pelayanan bagi kemanfaatan umum sekaligus memupuk keuntungan. Namun demikian, permasalahan dan kendala yang dihadapi juga cukup besar antara lain masalah penangkapan ikan ilegal, pencemaran, dan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang belum memadai. Selain itu, keberadaan sarana prasarana pendukung seperti pelabuhan perikanan juga masih diliputi berbagai kekurangan, baik dari segi kapasitas maupun kualitas pelayanannya. Apabila peluang dan prospek yang terbuka dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya, maka sektor kelautan dan perikanan layak untuk dijadikan andalan pertumbuhan ekonomi dimasa depan. Salah satu pembenahan penting yang perlu dilakukan oleh Perum PPS adalah pengembangan usaha sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar layanan jasa prasarana perikanan kepada konsumen dapat diselenggarakan secara lebih efisien, dan profesional sehingga dapat memberikan kontribusi yang optimal kepada negara. Untuk maksud tersebut permasalahan penelitian difokuskan untuk merumuskan strategi apa yang sebaiknya dilakukan oleh Perum PPS dalam mengembangkan usaha pokok yang dikelolanya. Sebagaimana perumusan masalah yang telah ditetapkan, maka tujuan penelitian adalah (a) mengetahui faktor-faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi kinerja Perum PPS, dan (b) Memperoleh rumusan strategi yang layak dilaksanakan oleh Perum PPS untuk mengembangkan usaha- usaha pokok yang dikelolanya. Sesuai dengan tujuan penelitian maka penelitian dilaksanakan dengan metoda deskriptif melalui studi kasus, sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa matriks Evaluasi Faktor Internal (EFI) dan Evaluasi Faktor Eksternal (EFE). Matriks evaluasi ini membantu dalam merumuskan strategi pengembangan usaha yang dikelola oleh Perum PPS, Hasil analisa Matriks EFI dan EFE menunjukkan bahwa Perum PPS memiliki nilai EFI = 2,5 yang berarti bahwa kekuatan internal yang dimilikinya berada pada tingkat rata-rata, namun dengan nilai EFE 2,8 berarti Perusahaan mampu merespon faktor eksternal pada tingkat di atas rata-rata, Selanjutnya untuk perumusan strategi pengembangan usaha pokok dilakukan dengan menggunakan teknik portofolio Mc Kinsey. Matriks tersebut sebagai salah satu teknik portofolio bisnis dapat memberikan gambaran kepada manajemen mengenal posisi setiap usaha pokok, sehingga dapat diketahui strategi yang apa yang perlu dilakukan dalam mengembangkan portofolio bisnis agar menjadi lebih menguntungkan. Hasil analisa matriks Mc Kinsey atas lima usaha pokok yang dikelola oleh sembilan cabang Perum PPS menunjukkan bahwa tiga usaha pokok berada pada posisi "Pemenang" (winner), yaitu Layanan Tambat Labuh, Penyediaan Es, dan Penyewaan dan Ruang Bangunan. Sedangkan dua usaha pokok lainnya, yaitu Penyewaan Ruang Pendingin berada pada posisi "Penghasil Keuntungan" (profit producer) dan Layanan Galangan Kapal berada pada posisi "Rata-Rata" (average). Mengacu kepada hasil analisa matrik portofolio Mc Kinsey di atas, pengembangan lima usaha pokok seyogyanya dilakukan dengan skala prioritas sesuai posisi masing-masing dalam matrik Mc Kinsey, Prioritas pertama adalah mengembangkan usaha pokok Layanan Tambat Labuh, Penyediaan Es, dan usaha pokok Layanan Galangan Kapal. Prioritas berikutnya adalah usaha Penyewaan Ruang Bangunan dan usaha Penyewaan Ruang Pendingin. Hasil penelitian merekomendasikan strategi pengembangan yang dapat diimplementasikan pada setiap usaha pokok sebagai berikut. 1) Strategi yang direkomendasikan pada usaha Layanan Tambat Labuh adalah strategi mempertahankan daya saing melalui upaya mempertahankan penguasaan pasar, memperbaiki kebijakan harga yang bersaing, dan mempertahankan tingkat efisiensi biaya. 2) Strategi pada usaha Penyediaan Es adalah strategi meningkatkan daya saing melalui peningkatan kualitas pelayanan dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia. 3) Strategi yang sesuai pada usaha Layanan Galangan Kapal adalah strategi peningkatan daya saing melalui peningkatan kualitas pelayanan, perbaikan kebijakan harga yang bersaing, dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia 4) Strategi yang direkomendasikan pada usaha Penyewaan Ruang dan Bangunan adalah strategi mempertahankan daya saing melalui upaya mempertahankan kualitas pelayanan dan mempertahankan harga yang kompetitif sesuai kondisi setempat 5) Strategi pada usaha Penyewaan Ruang Pendingin adalah strategi mempertahankan penguasaan pangsa pasar,
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleFormulasi Strategi Pengembangan Perusahaan Umum Prasarana Perikanan Samudera Di Indonesiaid
dc.subject.keywordPerum Prasarana Perikanan Samuderaid
dc.subject.keywordMsid
dc.subject.keywordEvaluasi Faktor Interna-Eksternal Daya Saing Industriid
dc.subject.keywordDaya Saing Perusahaanid
dc.subject.keywordMatriks Mc Kinsey Studi Kasusid
dc.subject.keywordid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record