Show simple item record

dc.contributor.advisorAsnawi, Yudha Heryawan
dc.contributor.advisorSuhendi
dc.contributor.authorRIFAI, ARDI
dc.date.accessioned2024-12-02T14:49:20Z
dc.date.available2024-12-02T14:49:20Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159584
dc.description.abstractPentingnya perlindungan sosial bagi pekerja informal tidak hanya berdampak pada kesejahteraan individu, tetapi juga berimplikasi pada stabilitas sosial dan ekonomi secara keseluruhan. Dengan adanya jaminan sosial, pekerja informal dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan produktivitas nasional dan pengurangan tingkat kemiskinan. BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan sosial kepada tenaga kerja di Indonesia. Salah satu inovasi yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan perlindungan adalah melalui sistem keagenan Perisai. Sistem keagenan Perisai adalah inisiatif penting dalam memperluas jangkauan layanan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat pekerja, khususnya di sektor informal. Terdapat temuan yang menjadi perhatian peneliti dalam pelaksanaan program sistem keagenan perisai yaitu tidak konsisten tingkat pertumbuhan akusisi kepesertaan BPU yang dilakukan sistem keaganen perisai. Sejak tahun 2019 hingga 2022, kenaikan jumlah agen perisai tidak diimbangi dengan kenaikan peserta baru BPU. Ini menunjukkan bahwa peningkatan akuisisi kepesertaan bukan merupakan proporsi langsung dari peningkatan atau penurunan jumlah agen perisai, akan tetapi mengindikasikan bahwa kinerja agen dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan permasalahan diatas, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat produktivitas keagenan perisai dan persepsi mereka terhadap faktor-faktor yang berpotensi terhadap produktivitas akuisisi kepesertaan BPU, menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas keagenan perisai dalam mengakuisisi kepesertaan BPU, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan produktivitas keagenan perisai. Metode analisis yang digunakan adalah metode Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan jumlah responden 273, dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh faktor budaya organsiasi, komitmen organisasi, kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja. Kemudian hasil SEM-PLS dijadikan dasar pada penyusunan alternatif strategi dengan melibatkan 5 responden pakar. Metode penentuan strategi ini menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP), setelah itu akan dilakukan pembobotan untuk menentukan strategi prioritas dalam meningkatkan produktivitas keagenan perisai berdasarkan hasil kuisioner yang diberikan pakar internal dan eksternal BPJS Ketenagakerjaan. Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa empat faktor yakni budaya organisasi, motivasi kerja, kepuasan kerja dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas sistem keagenan perisai. Disamping itu, penelitian ini juga melibatkan lima responden pakar dalam merumuskan strategi penguatan implementasi transformasi digital yang selanjutnya dianalisis menggunakan Analiytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa faktor budaya organisasi memiliki skala prioritas utama dalam peningkatan produktivitas keagenan perisai. Dengan demikian alternatif strategi terbaik yang dapat diterapkan untuk peningkatan produkvititas keagenan perisai terletak pada fokus pelatihan dan pengembangan SDM agen perisai, sehingga penguatan dari sisi budaya organisasi akan berdampak pada tumbuhnya akuisisi kepesertaan sektor BPU di BPJS Ketenagakerjaan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan strategi peningkatan produktivitas yang diterapkan BPJS Ketenagakerjaan berjalan dengan baik. Pelatihan dan Pengembangan SDM menjadi strategi utama dalam menumbuhkan dan memperkuat budaya organisasi yang pada akhirnya akan memperkuat produktivitas kerja. Hal ini relevan dengan penelitian yang secara empiris membuktikan bahwa pelatihan dan pengembangan mendukung internalisasi budaya organisasi dan menciptakan persepsi yang sama antara agen perisai dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam memaknai dan menginterpretasikan budaya organisasi.
dc.description.abstractThe value of social protection is paramount for informal workers, since it affects their individual welfare and has broader consequences for social and economic stability. Social security enables informal labourers to operate with enhanced financial stability and efficiency, significantly contributing to national productivity and poverty alleviation. The BPJS Ketenagakerjaan plays a vital role in safeguarding social security for Indonesia's labour force. BPJS Ketenagakerjaan has employed the Perisai agency system to enhance its coverage reach. BPJS Ketenagakerjaan has initiated a substantial endeavour to expand its services to the workforce, specifically targeting individuals in the informal sector, using the Perisai agency system. Studies have identified differences in the rate of BPU membership acquisition during the implementation of the Perisai agency system. Despite the rise in the number of Perisai agents from 2019 to 2022, the count of new BPU members remained stagnant. This observation indicates a non-linear correlation between the rise in membership acquisition and the fluctuation in the number of Perisai agents. Moreover, it suggests that additional variables affect the agents' performance. The study aims to examine the productivity levels of Perisai agencies and their views on the factors influencing BPU membership acquisition productivity. Furthermore, the aim is to analyse the factors influencing the effectiveness of Perisai agencies in acquiring BPU membership and to formulate strategies for enhancing their efficiency. The study employed the Structural Equation Modelling Partial Least Squares (SEM-PLS) method to examine the impact of organisational culture, organisational commitment, job satisfaction, and work motivation on work productivity, with a sample of 273 respondents. Five expert panellists will provide their thoughts for developing alternative strategies based on structural equation modelling PLS results. This approach use the Analytical Hierarchy Process (AHP) to allocate weights to strategies, so establishing their importance for enhancing the productivity of the Perisai agency. The analysis is performed by scrutinising the responses gathered from questionnaires distributed to both internal and external experts at BPJS Ketenagakerjaan. The SEM-PLS study results demonstrate that four factors—organisational culture, work motivation, job satisfaction, and organisational commitment— positively and significantly influence the productivity of the Perisai agency system. Five experienced persons engage in this study, prompting them to formulate solutions to enhance the execution of digital transformation. The AHP subsequently assesses these plans. The AHP study results demonstrate that organisational culture is the paramount factor affecting efficiency enhancement in Perisai agencies. Therefore, the most effective technique for enhancing the efficiency of Perisai agencies is to prioritise the training and development of Perisai agents. Implementing this will foster a more resilient organisational culture, consequently positively influencing the growth of BPU sector membership acquisition at BPJS Ketenagakerjaan. The research findings demonstrate that the productivity enhancement measures employed by BPJS Ketenagakerjaan are effective. The principal approach to cultivating and enhancing organisational culture is via human resource training and development, leading to a rise in labour productivity. This statement relates to research demonstrating that training and development initiatives promote the assimilation of organisational culture and improve the comprehension and interpretation of organisational culture among Perisai agents and BPJS Ketenagakerjaan executives.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Peningkatan Produktivitas Sistem Keagenan Perisai di BPJS Ketenagakerjaanid
dc.title.alternativeStrategies for Increasing Productivity of the Perisai Agency System at BPJS Ketenagakerjaan
dc.typeTesis
dc.subject.keywordAHPid
dc.subject.keywordSEM-PLSid
dc.subject.keywordProduktivitas Kerjaid
dc.subject.keywordPerisaiid
dc.subject.keywordWork Productivityid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record