Daya Saing Ekspor Ikan Tuna Indonesia di Pasar Internasional
Abstract
Indonesia merupakan produsen ikan tuna terbesar di dunia dengan pangsa 15% dari produksi global. Meskipun menjadi produsen terbesar, tidak menjadikan Indonesia eksportir tuna terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keunggulan komparatif ekspor tuna Indonesia dan mengidentifikasi keunggulan kompetitifnya. Penelitian ini menggunakan data ekspor sepuluh produk tuna tahun 2018-2022 dengan menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Teori Berlian Porter. Hasil menunjukkan Indonesia memiliki keunggulan komparatif untuk 9 produk yang diujikan kecuali tuna albakora segar (HS 030231). Ekuador mendominasi pasar tuna di hampir semua kategori produk, sementara Indonesia berada di peringkat keempat atau kelima, kecuali untuk tuna fillet beku (17,50), urutan kedua setelah Ekuador. Indonesia unggul di pasar Arab Saudi dengan nilai 29,86, urutan kedua setelah Thailand. Meskipun menunjukkan keunggulan komparatif yang kuat, nilai RCA Indonesia masih lebih rendah dibandingkan dengan Thailand dan Ekuador. Keunggulan kompetitif Indonesia meliputi kelimpahan sumber daya tuna, permintaan domestik yang besar dan sesuai dengan permintaan global, serta adaptasi strategi yang baik untuk produk tuna tertentu. Rekomendasi strategi meliputi investasi pada teknologi pasca panen dan pengolahan, praktik penangkapan berkelanjutan, diversifikasi produk, kerja sama perdagangan, dan mengidentifikasi hambatan pada produk yang tidak berkeunggulan komparatif. Indonesia is the world
Collections
- UT - Agribusiness [4770]
