Show simple item record

dc.contributor.advisorAdawiyah, Dede Robiatul
dc.contributor.advisorFaridah, Didah Nur
dc.contributor.authorSukowati, Valeria Koes Inggrid
dc.date.accessioned2024-08-06T14:36:06Z
dc.date.available2024-08-06T14:36:06Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156372
dc.description.abstractProduk pangan sup krim instan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan sebagai pangan bergizi dengan penyajian yang praktis dan dapat menjadi alternatif pangan dalam kondisi darurat. Akan tetapi, pangan instan biasanya mengandung natrium yang cukup tinggi. Kadar natrium yang cukup tinggi dapat memicu hipertensi dan jantung koroner yang merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM). Alternatif pengganti garam natrium sudah banyak diteliti sebelumnya termasuk garam kalium, nori dan juga bawang putih. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengembangan sup krim rendah garam dengan penambahan garam kalium, nori dan bawang putih. Metode yang digunakan untuk optimasi formula adalah metode Mixture Design dalam Response Surface Method (RSM) sedangkan mutu produk dihitung menggunakan kadar natrium dalam produk dan mutu hedonik dengan skala kesukaan 1 sampai 7. Hasil dari formulasi terbaik adalah konsentrasi garam kalium sebesar 40%, nori 10,23% dan bawang putih kering 49,7% dengan skala hedonik sebesar 4,24. Formulasi terbaik ini merupakan formulasi sup krim rendah garam yang menghasilkan kadar natrium sebesar 980,55 mg/100 g sup krim instan (89,19 mg/100 g siap saji) dan masih lebih rendah dari batas maksimal kadar natrium yang diatur oleh Peraturan BPOM no.1 tahun 2022 yaitu 120 mg/100 g siap saji.
dc.description.abstractInstant cream soup food products can be consumed by all groups as nutritious food with a practical presentation and can be an alternative food in emergency situations. However, instant food usually contains quite high sodium. Sodium levels that are high enough can trigger hypertension and coronary heart disease, which are non-communicable diseases (NCDs). Alternatives to sodium salt have been researched before, including potassium salt, nori and garlic. The aim of this research is to develop a low-salt cream soup with the addition of potassium salt, nori and garlic. The method used for formula optimization is the Mixture Design method in the Response Surface Method (RSM), while product quality is calculated using the sodium content in the product and hedonic quality with a preference scale of 1 to 7. The results of the best formulation are a potassium salt concentration of 40%, nori 10.23% and dried garlic 49.7% with a hedonic scale of 4.24. This best formulation is a low salt cream soup formulation which produces a sodium level of 980.55 mg/100 g instant cream soup (89.19 mg/100 g ready to eat) and is still lower than the maximum limit for sodium levels regulated by Peraturan BPOM no. 1 tahun 2022, namely 120 mg/100 g ready to eat.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleOptimasi Formula Sup Krim Instan Rendah Garam dengan Penambahan Garam Kalium, Nori dan Bawang Putihid
dc.title.alternativeFormula Optimization of Low Salt Instant Cream Soup with Addition of Potassium Salt, Nori, and Garlic
dc.typeTesis
dc.subject.keywordgarlicid
dc.subject.keywordnoriid
dc.subject.keywordpotassiumid
dc.subject.keywordRSMid
dc.subject.keywordsodiumid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record