| dc.description.abstract | Perkembangan dunia perbankan di Indonesia mengalami periode naik dan turun. Periode sebelum Pakto perkembangannya sangat lambat, statis dengan produk yang masih konvensional, peran bank pemerintah sangat dominan. Pakto 88 membawa perbankan maju pesat, baik dari segi inovasi produk, penghimpunan dan penempatan dana serta pertumbuhan jumlah bank dan kantor bank. Penguasaan pasar perbankan bergeser dari bank pemerintah kepada bank swasta. Krisis ekonomi melanda pada tahun 1997 yang mengakibatkan beberapa bank harus ditutup atau dimerger, memaksa perbankan lebih hati-hati. Setelah melalui masa yang sulit dan konsolidasi, perbankan bangkit relatif cepat dan persaingan juga semakin ketat. Salah satu bisnis perbankan yang berkembang dengan cepat pasca krisis adalah bisnis valuta asing sebagai akibat pergerakan kurs yang lebar dan volatile. Hampir semua bank devisa berkompetisi dalam bisnis ini, dilain pihak nasabah semakin pintar dan kritis. Informasi kurs dan perkembangan pasar valuta asing dapat diperoleh di ma.na-mana. Dari kenyataan tersebut muncul beberapa pertanyaan, strategi apa yang harus dilakukan bank, atribut apa saja yang harus diperhatikan agar bisa memenangkan persaingan, bank mana saja yang menjadi kompetitor utama dan sejauh mana produknya dikonsumsi oleh nasabah.
Tujuan utama penelitian ini adalah mencari jawaban atas masalah tersebut di atas, yaitu: (I) Menganalisis atau mengetahui citra Bank XYZ dan bank pesaingnya berdasarkan persepsi konsumen dengan menggunakan analisis citra (2) Menganalisis atau mengetahui sikap konsumen dalam pelaksanaan transaksi valas dengan suatu bank, dengan menggunakan metode Multiatribut Fishbein dan importance performance analysis. ....dst. | |