| dc.contributor.advisor | Hartoyo, Sri | |
| dc.contributor.advisor | Siregar, Hermanto | |
| dc.contributor.author | Sumbodo, Didik Prihadi | |
| dc.date.accessioned | 2024-08-06T06:51:02Z | |
| dc.date.available | 2024-08-06T06:51:02Z | |
| dc.date.issued | 2003 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156251 | |
| dc.description.abstract | Selama periode 1981 hingga 1996 UMR riil (upah minimum regional) Jawa barat tumbuh rata-rata 9,35% per tahun. Pertumbuhan tersebut melonjak sejak tahun 1990-an , hal ini terjadi antara lain karena kebijakan pemerintah untuk menetapkan UMR setara dengan KHM (kebutuhan hidup minimum).
Pertumbuhan Upah riil rata-rata buruh tani padi pada periode yang sama tumbuh rata-rata 4, 71 % per tahun. Bila pada awal tahun 1981 upah riil rata-rata buruh tani padi lebih besar dari UMR riil, maka pada akhir tahun 1996 upah riil rata-rata buruh ta_ni padi kurang dari setengahnya baik secara riil maupun pertumbuhan.
Perkembangan produktivitas pertanian padi (ton/ha) di Jawa barat selama periode 1981 hingga 1996 tumbuh rata-rata 1,82% per tahun. Pertumbuhan ini tergolong kecil dan sumber pertumbuhan tersebut berasal dari hasil produksi sementara luas lahan yang digunakan relatif tetap. Dalam periode yang sama harga padi tumbuh 9,53% per tahun.
Dalam literatur, penetapan upah minimum pada sektor industri pengolahan melampaui produk marginalnya akan cenderung mengakibatkan penurunan penyerapan tenaga kerja pada sektor tersebut Penurunan penyerapan pada sektor ini akan melimpah ke sektor pertanian (atau sektor informal) yang menyebakan sektor ini kelebihan penawaran tenaga kerja.
Pada sektor pertanian upah tidak dltentukan oleh kebijakan pemerintah dengan demikian upah yang terjadi pada sektor ini akan ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran pada pasar tenaga kerja. Sedangkan hubungan antara upah dengan produksi atau variabel-variabel produksi seperti produktivitas dan harga komoditas akan bersifat positif. ...dst. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Keuangan | id |
| dc.title | Pengaruh Upah Minimum Regional, Produktivitas Pertanian dan Harga Pada Terhadap Upah Rata Rata Buruh Tani Di Jawa Barat 1981-2000 | id |
| dc.subject.keyword | Umr | id |
| dc.subject.keyword | Upah Buruh Tani | id |
| dc.subject.keyword | Harga Padi | id |
| dc.subject.keyword | Jawa Barat Periode 1981-2000 | id |
| dc.subject.keyword | Model Lewis | id |
| dc.subject.keyword | Coverage And Uncoverage Sector | id |
| dc.subject.keyword | Data Sekunder | id |
| dc.subject.keyword | Regresi Berganda | id |
| dc.subject.keyword | UMR | |
| dc.subject.keyword | Upah Buruh Tani | |
| dc.subject.keyword | Produktivitas | |
| dc.subject.keyword | Harga Padi | |
| dc.subject.keyword | Jawa Barat periode 1981-2000. Model Lewis | |
| dc.subject.keyword | Coverage and Uncoverage sector | |
| dc.subject.keyword | Data sekunder | |
| dc.subject.keyword | Regresi berganda | |