Show simple item record

dc.contributor.advisorSuroso, Arif Imam
dc.contributor.advisorSeminar, Kudang Boro
dc.contributor.authorRisantara, Mohamad
dc.date.accessioned2024-08-06T06:51:02Z
dc.date.available2024-08-06T06:51:02Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156250
dc.description.abstractSektor perbankan di Indonesia adalah sektor yang paling besar merasakan dampak atas terjadinya krisis moneter yang selanjutnya disusul oleh krisis ekonomi berkepanjangan. Sejarah perbankan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari Pakto 88, yang membuka peluang pendirian banyak bank swasta di Indonesia, dengan ditandai merambahnya kantor cabang bank-bank swasta nasional yang membuka banyak cabang mulai dari Jakarta, ke kota-kota besar di Indonesia, sampai ke kota kecil bahkan sampai ke kecamatan. Barrier to entry sangat diperlonggar dengan masuknya bank-bank swasta asing dalam skala operasi yang lebih terbatas. Dalam jajaran bank swasta yang agresif pada saat sebelum krisis, dua bank swasta papan atas terkenal dengan jaringannya yang meluas seperti Bank Central Asia (BCA) yang memiliki Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terbanyak di Indonesia serta Bank Danamon yang merambah ke tingkat pedesaan sehingga menyamai strategi yang diterapkan oleh BRI. lndustri perbankan ditandai dengan kuatnya faktor eksternal dengan campur tangan Pemerintah terhadap kebijakan moneter, seperti yang dialami dengan kebijakan uang ketat (tight money policy) dan "Gebrakan Sumarlin" pada tahun 1992-1993. Sistem Teller Unit (STU) sebagai aplikasi perbankan yang digunakan oleh BRI Unit, telah dikembangkan sejak tahun 1984 dengan menerapkan sistem komputerisasi pelayanan transaksi perbankan (transaction processing system) melalui produk perbankan yang disesuaikan dengan kebijakan BRI untuk mengembangkan Bisnis Mikro. Salah satu produk pinjaman yang ditawarkan oleh BRI Unit kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha mikro adalah Kredit Umum Pedesaan (Kupedes). Dalam perkembangannya STU masih belum optimal karena masih ada pekerjaan yang dilakukan secara manual, sehingga diperlukan peningkatan kemampuan program STU yang diarahkan kepada integrasi dengan core banking system (BRINetS) yang digunakan oleh BRI. ...dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSistem Informasi Manajemenid
dc.titlePerancangan Sistem Informasi Kredit Umum Pedesaan Untuk Aplikasi Perbankan Di Bri Unitid
dc.subject.keywordSistem Informasi Kupedesid
dc.subject.keywordPbtwid
dc.subject.keywordAplikasi Perbankanid
dc.subject.keywordStuid
dc.subject.keywordBri Unitid
dc.subject.keywordMicro Bankingid
dc.subject.keywordSdlc Dan Prototipeid
dc.subject.keywordSistem lnformasi Kupedes
dc.subject.keywordPBTW
dc.subject.keywordAplikasi Perbankan
dc.subject.keywordSTU
dc.subject.keywordBRI Unit
dc.subject.keywordMicro Banking
dc.subject.keywordSDLC dan Prototipe.


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record