Show simple item record

dc.contributor.advisorHarianto
dc.contributor.advisorSaptono, Imam Teguh
dc.contributor.authorNurini, Arie
dc.date.accessioned2024-08-06T06:50:26Z
dc.date.available2024-08-06T06:50:26Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156211
dc.description.abstractAdanya perubahan tersebut yaitu fokus pada segmen mikro dan ritel, mendorong BRI untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabahnya melalui produk produk yang inovatif dan melakukan reengineering sistem teknologi yang dimilikinya. Hal ini karena adanya persaingan yang ketat di segmen tersebut. Tren yang terjadi adalah Bank Bank - lomba mengembangkan memasuki pasar ritel Consumer Banking dan berlomba - Electronic Banking nya untuk mendapatkan nasabah yang sebanyak banyaknya. Salah satunya adalah dengan menciptakan berbagai alternatif Delivery Channel untuk memenuhi kebutuhan nasabah agar dapat bertransaksi dimana saja, kapan saja dan dengan media apa saja. Salah satu Delivery Channel yang dikembangkan BRI selain ATM adalah Phone Banking. Selain nasabah, BRI juga diuntungkan dengan adanya Phone Banking tersebut karena selain berpeluang mendapatkan sumber fee based income, juga dapat meningkatkan efisiensi, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan BRI. Berdasarkan penelitian, biaya transaksi melalui Phone Banking lebih rendah dibandingkan cara konvensional melalui teller. Sejak diluncurkan secara soft launch tanggal 11 januari 2002, rata - rata total incoming calls-nya masih rendah, yaitu 211 per hari (data Maret 2002). Masalah masalah yang dapat diidentifikasikan adalah di bidang teknologi, SDM, sosialisasi dan Strategi Pengembangan. Penelitian ini dibatasi dan difokuskan pada masalah strategi pengembangan Phone Banking yang harus BRI tetapkan agar dapat bersaing di bisnis Ritel, khususnya dapat menunjang bisnis Consumer Banking BRI. Perumusan masalah penelitian ini adalah "Bagaimana rumusan Strategi Pengembangan Phone Banking BRI yang tepat agar dapat menunjang strategi bisnis Consumer Banking, sehingga BRI dapat bersaing di segmen ritel". Tujuan dari penelitian adalah: 1. Melakukan situation audit dengan mengevaluasi aspek internal dan eksternal perusahaan, sehingga dapat diketahui posisi bisnis Phone Banking BRI. 2. Merekomendasikan Strategi Pengembangan bisnis Phone Banking yang tepat sehingga dapat menunjang BRI dalam bersaing di pasar Consumer Banking...dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titlePerumusan Strategi Pemgembangan Bisnis Phone Banking Pt. Bank Rakyat Indonesia (Persero)id
dc.subject.keywordPerumusan Strategi Pengembangan Bisnis Phone Banking Pt.Bri(Persero)id
dc.subject.keywordAnalisis Deskriptif Dengan Pendekatan Studi Kasusid
dc.subject.keywordPurpose Samplingid
dc.subject.keywordKerangka Kerja Analitus Perumusan Strategiid
dc.subject.keywordPerumusan Strategi Pengembangan Bisnis Phone Banking PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
dc.subject.keywordAnalisis Deskriptif dengan Pendekatan Studi Kasus
dc.subject.keywordPurposive Sampling
dc.subject.keywordKerangka Kerja Analitis Perumusan Strategi


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record