| dc.contributor.advisor | Gumbira-Said, E | |
| dc.contributor.advisor | Djohar, Setiadi | |
| dc.contributor.author | Sinuraya, Suci Iriani | |
| dc.date.accessioned | 2024-08-06T06:50:24Z | |
| dc.date.available | 2024-08-06T06:50:24Z | |
| dc.date.issued | 2003 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156209 | |
| dc.description.abstract | Lan data yang dikeluarkan oleh Departemen Pertanian, rata-rata produksi pepaya di Indonesia adalah 452.700 ton per tahun dan sebanyak 54.000 ton diantaranya adalah berasal dari Provinsi Jawa Barat. Dari produksi Jawa Barat tersebut 45% diantaranya disumbangkan oleh tiga desa di Bogor yaitu Sukaraja, Sukatani, Cimahpar dan sekitarnya. Besarnya kontribusi Bogor ini karena didukung oleh kesesuaian lahan dan iklim. Memanfaatkan lokasi tumbuh dan kedekatan lokasi dengan pabrik-pabrik yang kebanyakan berada di sepanjang jalan raya Jakarta-Bogor maka didirikanlah KUB Agropaptin di desa Sukatani tersebut. KUB Agropaptin ini. merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Jenderal IKAH Departemen. Perindustrian dan Perdagangan dengan MMA-IPB yang dimaksudkan sebagai pilor project pengembangan industri papain skala kecil di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan penghasilan petani dengan memanfaatkan nilai ekonomis tinggi yang terdapat pada pepaya. Berdasarkan uraian tersebut maka permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini meliputi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kegiatan agribisnis papain oleh KUB Agropaptin untuk diterapkan sesuai dengan kondisi KUB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan unit analisis KUB Agropaptin. Pemilihan metode ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang luas mengenai obyek yang diteliti. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder, Instrumen untuk pengambilan data primer dilakukan melalui pengamatan langsung (observasi langsung), wawancara dan pengisian kuesioner, sedangkan instrumen pengumpulan data sekunder dilakukan dengan studi pustaka. Tehnik penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan yang bersangkutan berkompeten dalam bidangnya. KUB Agropaptin mempunyai visi menjadi produsen papain dan pektin untuk skala industri kecil yang terbaik di Indonesia. Adapun misinya adalah meningkatkan penghasilan para anggotanya, menjadi pusat percontohan dan pelatihan papain dan pektin di Indonesia, menghasilkan aneka produk papain dan pektin dengan harga yang kompetitif serta memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggannya baik pelanggan perorangan maupun perusahaan...dst. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Strategi | id |
| dc.title | Strategi Pengembangan Agribisnis Papain Di Wilayah Bogor : Studi Kasus Di Kub Agropatin | id |
| dc.subject.keyword | Pengembangan Agribisnis Papair | id |
| dc.subject.keyword | Nilai Tambah Petani | id |
| dc.subject.keyword | Formulasi Strategi | id |
| dc.subject.keyword | Analisis Ife | id |
| dc.subject.keyword | Efe | id |
| dc.subject.keyword | Matrik Internal-Eksternal | id |
| dc.subject.keyword | Matrikstows Dan Analisis Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (Qspm) | id |
| dc.subject.keyword | Pengembangan Agribisnis Papain | |
| dc.subject.keyword | Nilai tambah petani | |
| dc.subject.keyword | Formulasi strategi | |
| dc.subject.keyword | Analisis IFE | |
| dc.subject.keyword | Analisis EFE | |
| dc.subject.keyword | Matrik Internal-Eksternal | |
| dc.subject.keyword | Analisis Matriks Tows | |
| dc.subject.keyword | Analisis Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM) | |