Show simple item record

dc.contributor.advisorRatnawati, Anny
dc.contributor.advisorSumarwan, Ujang
dc.contributor.authorMunthe, Darma
dc.date.accessioned2024-08-06T06:46:50Z
dc.date.available2024-08-06T06:46:50Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156149
dc.description.abstractSebagai negara yang memiliki jumlah penduduk cukup besar, yaitu sekitar 204,4 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan sebesar 1,7% pertahun (Statistik Indonesia, 2000), sektor pendidikan memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Hal ini berkaitan dengan pengadaan sarana pendukung dalam terwujudnya proses belajar mengajar, yaitu buku pelajaran (text book). Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan sistem informasi yang demikian pesat, maka dituntut kemampuan pemerintah maupun swasta untuk menyediaan buku-buku bermutu dalam jumlah yang cukup banyak. Dalam hal ini industri perbukuan nasional memiliki peranan yang cukup penting, sehingga mampu mendorong dan meningkatkan minat serta budaya baca anak didik pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, dengan demikian industri perbukuan nasional mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam kegiatan pemasaran, konsumen merupakan fokus utama. Pemasaran bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sebagai individu atau kelompok yang berusaha untuk memenuhi atau mendapatkan barang atau jasa untuk kehidupan pribadi atau kelompoknya. Konsep perilaku konsumen banyak digunakan dalam menganalisis bagaimana konsumen membuat keputusan pembelian, menggunakan produk dan jasa. Faktor-faktor demografi, sosial dan psikologi sangat berpengaruh dalam melakukan keputusan pembelian. Semua faktor ini merupakan sumber informasi bagi pemasar dalam menentukan jenis barang dan bentuk pemasaran yang dibutuhkan oleh konsumen. Dengan adanya pemahaman yang tepat oleh manajemen pemasaran bahwa perilaku konsumen mutlak diperlukan, maka perusahaan dapat mengatur strategi pemasaran yang tepat agar dapat diciptakan peluang pasar produk yang dihasilkan di antara para pesaing. Dengan demikian perubahan kondisi pasar dapat diantisipasi dengan menggabungkan informasi dari hasil menganalisis faktor lingkungan internal dan eksternal perusahaan sendiri. Lingkungan eksternal terdiri dari lingkungan makro dan mikro. Lingkungan makro yang berpengaruh adalah demografi, ekonomi, teknologi, politik / hukum dan sosial budaya. Serdangkan lingkungan mikro yang signifikan dan mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari pasar adalah pelanggan, pesaing, saluran distribusi dan pemasok. Lingkungan internal terdiri dari kekuatan dan kelemahan internal yang. terdapat dalam perusahaan tersebut terutama untuk bidang pemasaran, keuangan, produksi dan organisasi. Perusahaan juga harus memutuskan bagaimana mengalokasikan seluruh biaya pemasaran untuk berbagai alat dalam bauran pemasaran.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titleAnalisis Perilaku Konsumen Buku Pelajaran Smu dan Implikasinya Terhadap Strategi Bauran Pemasaran : Studi Kasus Pt. Grafindo Media Pratama Cabang Medanid
dc.subject.keywordBuku Pelajaran Smuid
dc.subject.keywordPt. Grafindo Media Pratama Cabang Medanid
dc.subject.keywordAnalisis Perilaku Konsumen Produk Buku Smuid
dc.subject.keywordAnalisis Fishbeinid
dc.subject.keywordAnalisis Biplotid
dc.subject.keywordMatriks Efe-Ifeid
dc.subject.keywordSwotid
dc.subject.keywordBauran Pemasaranid
dc.subject.keywordBuku Pelajaran SMU
dc.subject.keywordPT. Grafindo Media Pratama cabang Medan
dc.subject.keywordAnalisis Perilaku Konsumen Produk Buku SMU
dc.subject.keywordAnalisis Fishbein
dc.subject.keywordAnalisis Biplot
dc.subject.keywordMatriks EFE-EFI
dc.subject.keywordMatriks SWOT
dc.subject.keywordBauran Pemasaran


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record