| dc.description.abstract | Negara Indonesia memiliki jenis tumbuhan beraneka ragam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, dan sebagai bahan baku pembuatan jamu atau obat. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat adalah buah mengkudu. Pada awalnya buah mengkudu kurang mendapat perhatian orang, mengingat baunya yang kurang sedap. Tapi jika dikonsumsi secara rutin khasiatnya adalah selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, juga dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan jantung, ginjal, dan masalah pencernaan. Masyarakat Indonesia mulai mengkonsumsi sari buah mengkudu ini. Selain dikarenakan memiliki gangguan penyakit dan anjuran dokter, juga untuk mengurangi konsumsi obat-obatan kimiawi, Dengan kata lain, sari buah mengkudu dijadikan sebagai obat alternatif yang bersifat back to nature. Adanya peluang pasar yang menggiurkan di Industri ini menyebabkan bermunculan produk sejenis dengan merek berbeda yang beredar di pasaran. Produk-produk tersebut menawarkan khasiat yang sama. Pada saat ini di Indonesia sedang menjamur industri pengolahan sari buah mengkudu. Ada beberapa produsen yang mengolah buah mengkudu ini menjadi sari buah mengkudu dalam bentuk cair, kaplet atau kapsul, dan sirup. Di pasaran telah beredar berbagai macam merek seperti Indononi, Javanony, Noni, Pacekap, Javanony Berial. Masing-masing produsen berusaha agar produknya diterima oleh konsumen dan laku di pasaran. Salah satu usaha yang dilakukan adalah melakukan kegiatan promosi secara gencar dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan dan menambah pangsa pasar. Contoh promosi yang dilakukan adalah memasang iklan di beberapa media cetak, mensponsori suatu kegiatan seminar, dan memanfaatkan media internet sebagai sarana untuk melakukan transaksi penjualan produk. PT Krya Pangan Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi sari buah mengkudu. Produknya terdiri dari dua merek yang berbeda, yaitu Klasik Nonie dan Just Nonie. Permasalahan utama yang dihadapi oleh PT Krya Pangan Indonesia adalah keberadaan produknya yang masih belum diketahui oleh banyak orang. Selain itu juga promosi yang dilakukannya masih sangat sederhana, jika dibandingkan dengan promosi yang dilakukan oleh pesaingnya. Oleh karena itu PT Krya Pangan Indonesia memerlukan promosi yang tepat untuk mengkomunikasikan produknya kepada konsumen. Berdasarkan uraian di atas maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana strategi promosi yang selama ini dilakukan perusahaan, 2) bagaimana perilaku konsumen produk sari buah mengkudu, khususnya konsumen Klasik Nonie, dan 3) bagaimana strategi promosi yang lebih tepat dilakukan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi promosi yang diterapkan perusahaan selama ini, menganalisis perilaku konsumen produk Klasik Nonie, dan merekomendasikan alternatif strategi promosi yang dapat dilakukan perusahaan. Adapun ruang lingkup penelitian ini dibatasi hanya pada merek Klasik Nonie, kondisi internal perusahaan, dan dilakukan hanya sampai pada tahapan perekomendasian alternatif strategi. | |