Show simple item record

dc.contributor.advisorSanim, Bunasor
dc.contributor.advisorKirbrandoko
dc.contributor.authorMyria, Cecilia Kristina
dc.date.accessioned2024-08-06T06:46:22Z
dc.date.available2024-08-06T06:46:22Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156117
dc.description.abstractKabupaten Kapuas dengan ibukota Kuala Kapuas merupakan salah satu kabupaten dari 6 kabupaten/kota yang ada di Propinsi Kalimantan Tengah. Luas wilayah Kabupaten Kapuas adalah 34.800 km² atau 3.480.000 hektar, yang berarti 22,63% dari luas Propinsi Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas mempunyai dua kawasan besar, yaitu Kawasan Pasang Surut yang merupakan potensi pertanian tanaman pangan dan Kawasan Non Pasang Surut yang merupakan potensi lahan Perkebunan Karet Rakyat. Perkebunan Karet Rakyat di Kabupaten Kapuas merupakan usaha yang telah dilakukan oleh masyarakat sejak dahulu dan dilakukan secara turun temurun. Ketergantungan masyarakat dari usaha perkebunan karet rakyat sangat tinggi dan telah menunjukkan peran yang besar bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Kapuas. Bagi Kabupaten Kapuas sendiri, komoditi karet mempunyai peranan yang penting dalam kontribusi sub sektor perkebunan karena komoditi karet diperdagangkan melalui perdagangan dalam negeri dan luar negeri (ekspor). Kegiatan ekspor karet dalam bentuk SIR 20 (Standard Indonesian Rubber) PT. Karya Sejati yang berkapasitas 6.000 ton per tahun dilakukan oleh Kontribusi sub sektor perkebunan terutama komoditi karet dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sangat penting, mengingat karet diperdagangkan melalui perdagangan luar negeri atau kegiatan ekspor. Dengan adanya Peraturan Daerah No.14 tahun 2000 tentang pungutan hasil perkebunan karet rakyat yang dijual keluar daerah Kabupaten Kapuas sebagai wujud dari realisasi otonomi daerah, maka komoditi karet sangat layak untuk terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Selama bulan Desember 2001, kontribusi sub sektor perkebunan terhadap Pendapatan Asli Daerah adalah sebesar Rp.1.234.500,-. Hal ini merupakan suatu perkembangan yang menggembirakan karena sub sektor perkebunan pada tahun-tahun sebelumnya belum mampu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah. Keberadaan pabrik crumb rubber PT. Karya Sejati, selama ini sangat berpengaruh dalam usaha pengembangan karet rakyat. Dilaksanakannya manajemen baru perusahaan PT. Karya Sejati yang diberlakukan sejak tahun 2000, yaitu target produksi yang diharapkan pada tahun 2002 sebesar 15.000 ton per tahun, maka komoditi karet dapat menjanjikan harapan cerah bagi petani dan daerah Kabupaten Kapuas.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleKajian Strategi Pengembangan Perkebunan Karet Rakyat Sebagai Komoditi Unggulan Di Kabupaten Kapuas Propinsi Kalimantan Tengahid
dc.subject.keywordStrategiid
dc.subject.keywordPengembanganid
dc.subject.keywordPerkebunan Karet Rakyatid
dc.subject.keywordKomoditi Unggulanid
dc.subject.keywordKab. Kapuas Crumb. Rubberid
dc.subject.keywordMatriks Ife/Efeid
dc.subject.keywordPaired Komparision Medianid
dc.subject.keywordMatriks Towsid
dc.subject.keywordMatriks Qspmid
dc.subject.keywordSir20id
dc.subject.keywordBokarid
dc.subject.keywordStrategi
dc.subject.keywordPengembangan
dc.subject.keywordPerkebunan Karet Rakyat
dc.subject.keywordKomoditi Unggulan
dc.subject.keywordKabupaten Kapuas
dc.subject.keywordCrumb Rubber
dc.subject.keywordMatriks IFE dan EFE
dc.subject.keywordpaired comparison
dc.subject.keywordmedian
dc.subject.keywordMatriks TOWS
dc.subject.keywordMatriks QSPM
dc.subject.keywordSIR 20
dc.subject.keywordbokar


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record