Show simple item record

dc.contributor.advisorGumbira-Said, E
dc.contributor.advisorHermawati, Wati
dc.contributor.authorListyawati, Dina Anggraini
dc.date.accessioned2024-08-06T06:45:48Z
dc.date.available2024-08-06T06:45:48Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156081
dc.description.abstractDipilihnya topik pembahasan didalam penelitian, yaitu Strategi Teknologi dah Strategi Bisnis Dalam Meningkatkan Daya Saing Prociuk Agroindustri di PT. Tunas Prospecta Agritama , dengan pertimbangan bahwa produk pertanian, khususnya komoditas hortikultura sangat prospektif untuk dikembangkan di Indonesia, baik untuk pasar domestik maupun pasar internasional. Prociuk sayuran dan buah spesifik Jepang sudah banyak dikenal oleh petani di Indonesia dan memiliki syarat tumbuh yang sesuai dengan iklim di Indonesia. Jenis sayuran tersebut adalah Mentimun Jepang Uenis White Melon dan Karimori) , Ubi Jalar Jepang (Sweet Potatoes) , Terung Jepang (eggplant), Gaba Jepang, Rebung Jahe, Labu Jepang (Kabocha), Daun Mitsuba dan Semangka Mini Jepang (Mini Uri). Beberapa diantaranya dapat dikembangkan di Indonesia dan hasilnya untuk diekspor kembali ke Jepang yang mempunyai pangsa pasar yang luas di negara asalnya. Kebutuhan sayuran beku di Jepang relatif tinggi. Jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika tahun 1993 masih berkisar 430.000 ton, 1998 meningkat menjadi 700.000 ton. Dalam kurun waktu lima tahun terjadi kenaikan lebih dari separuhnya. Pertumbuhannya melaju dengan rata-rata 10 % per tahun. Kondisi neraca ekspor dan impor Indonesia untuk komoditas tanaman pangan, hortikultura dan olahannya pada tahun 1995 secara keseluruhan menunjukkan defisit sebesar US$ 1.884.070.183. Dari delapan komoditas tanaman pangan, hortikultura dan olahannya, hanya kelompqk bunga dan tanaman hias, olahan sayuran dan olahan buah-buahan yang neraca perdagangan intemasionalnya menunjukkan surplus. Neraca ekspor impor komoditas sayur mayur pada tahun 1995 adalah sebesar - US$ 32.306.948 sedangkan untuk sayuran olahan adalah sebesar US$ 36.142.211. Olah karena itu pengembangan komoditas sayur dan sayur olahan memiliki prospek yang cerah. PT. Tunas Prospecta Agritama merupakan perusahaan swasta skala menengah yang telah berdiri sejak tahun 1987 yang bergerak dibidang agribisnis dengan fokus bisnisnya adalah perdagangan hasil-hasil pertanian yang berorientasi ekspor. PT. Tunas Prospecta Agritama bertindak sebagai produsen dan sekaligus sebagai eksportir komoditas sayur-sayuran dan buah-buahan spesifik Jepang. Komoditas sayuran dan buah spesifik Jepang tersebut berpeluang besar untuk dikembangkan di Indonesia dengan penanganan yang serius dalam hal manajemen profesional mulai dari on farm sampai dengan off farm. Menyadari peluang pasar yang sangat besar khususnya permintaan komoditas sayur-sayuran yang dibutuhkan oleh Jepang dimana berdasarkan data pemerintah Jepang tahun 1999, bahwa lebih dari 203.000 ton setiap tahunnya Jepang mengimpor kebutuhan sayur-sayuran. Namun yang berasal dari Indonesia baru sekitar 4 % dan hampir 90 % diimpor dari Cina. ...dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Teknologiid
dc.titleKajian Strategi Teknologi dan Strategi Bisnis Dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Agroindustri Di Pt. Tunas Prospecta Agritam, Solo Jawa Tengahid
dc.subject.keywordProduk Bahan Sayuranid
dc.subject.keywordProduk Olahan Sayuran Spesifik Jepang
dc.subject.keywordPT.Tunas Prospecta Agritama
dc.subject.keywordManajemen Teknologi
dc.subject.keywordStrategi Teknologi
dc.subject.keywordStrategi Bisnis
dc.subject.keywordStatistik Non Parametrik (Mann-Whitney dan Chi-Square)
dc.subject.keywordMatriks EFE
dc.subject.keywordMatriks IFE
dc.subject.keywordMatriks IE
dc.subject.keywordAnalisis SWOT
dc.subject.keywordStudi Kasus
dc.subject.keywordData Primer
dc.subject.keywordData Sekunder
dc.subject.keywordSolo Jawa Tengah
dc.subject.keywordDaya Saing
dc.subject.keywordAgroindustri


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record