Show simple item record

dc.contributor.advisorSuroso, Arif Imam
dc.contributor.advisorSeminar, Kudang Boro
dc.contributor.authorEffendi, Husni
dc.date.accessioned2024-08-06T06:45:38Z
dc.date.available2024-08-06T06:45:38Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/156069
dc.description.abstractSejak dimulainya era e-finance, perkembangan, fungsi dan peran Teknologi Informasi di Industri keuangan sudah sangat maju. Khususnya untuk dunia perbankan. Peran TI sudah masuk ke semua sisi sebagai sarana untuk menjalankan operasional perbankan sehari-hari di level pelayanan (di level-level cabang),digunakan untuk menciptakan "Delivery Channel" bagi perbankan, sebagai sarana pendukung bagi para rnanajemen untuk semua level dalam pekerjaannya dan sebagai sarana otomasi perkantoran untuk efisiensi dan efektifitas kerja. Melihat ha! itu semua, bahwa peran TI di perbankan khususnya di BRI sangat vital, maka keberadaan dan keberlangsungan kerja dari seluruh system TI yang terpasang di BRI menjadi sangat penting. Dalam implementasi TI di bank, ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan. Salah satunya adalah dengan pendekatan komputerisasi tersentralisasi. Dengan pendekatan ini seluruh mekanisma yang dihasilkan oleh seluruh komputer yang terpasang akan sangat bergantung dengan komputer induk di pusat. Untuk itu sebagai upaya untuk keperluan manajeinen resiko, yaitu dengan mengurangi resiko apabila terjadi bencana di pusat komputer, diperlukan suatu lokasi alternatif ("second location") untuk pengatasannya. Dalam teknologi TI biasanya lokasi ini disebut sebagai Disaster Recovery Center (DRC). Dalam tesis ini dicoba untuk dibahas tentang bagaimana mengembangkan suatu DRC di perbankan dengan studi kasus di BRI. Adapun rumusan masalahnya adalah mempelajari komponen-komponen, fungsi dan kapasitas sistem TI yang terpasang di pusat komputer BRI, kemudian untuk keperluan di DRC komponen lain apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana mekanisma kerjanya. Tujuan dari pembuatan tesis ini adalah : (1) Melakukan investivigasi terhadap komponen teknologi informasi di pusat komputer BRI untuk konfigurasi terpusat. (2) Melakukan analisa kapasitas dan kinerja komponen teknologi informasi yang terpasang saat ini. (3) Mengidentifikasi dan menganalisa resiko dan bagaimana pengatasannya untuk setiap komponen teknologi di kantor pusat BRI. (4) Melakukan pembuatan "Desain teknis DRC untuk BRI" yang sesuai dengan kebutuhan BRI dan rekomendasi mekanisme pengoperasian DRC yang tepat. Ruang lingkup tesis ini difokuskan hanya pada perencanaan teknis pembangunan DRC. Didalamnya akan dibahas setiap level dari sistem arsitektur teknologi informasi dari DRC untuk kemudian dijadikan sebagai bahan dalam desainnya. Berikut juga diuraikan sedikit mengenai manajemen proyek pelaksanaannya. Mengenai organisasi dan prosedur akan dibahas dari segi fungsionalnya saja, sedangkan untuk biaya yang dibutuhkan tidak akan dibahas. ....dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sistem Informasiid
dc.titlePengembangan Distater Recovery Center (Drc) Di Pt. Bank Rakyat Indonesia (Pt. Bri) : Studi Kasus Di Kantor Pusat Pt. Bank Rakyat Indonesia Jakartaid
dc.subject.keywordTeknologi Informasiid
dc.subject.keywordStudi Kasusid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record