| dc.description.abstract | Menyadari tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan Pemerintahan Daerah, maka Pemerintah Propinsi OKI Jakarta, dalam hal ini Kantor Kas Daerah, berupaya melakukan berbagai pembenahan dan pembaruan dalam sistem penerimaan pembayaran pajak dan retribusi daerah. Hal ini sesuai dengan Tugas Pokok Kantor Kas Daerah yaitu menerima, menyimpan, membayar, mengeluarkan, dan mempertanggungjawabkan keuangan atau surat-surat berharga milik Pemerintah Daerah sebagaimana perannya sebagai Bendaharawan Umum yang diatur dalam ICW (/ndische Comptabiliteits Wet). Selain itu, upaya pembenahan yang dilakukan Kantor Kas Daerah tersebut juga ditujukan untuk mendukung tercapainya visi dan misi yang diemban oleh Pemerintah Propinsi OKI Jakarta yang terus berupaya mewujudkan Jakarta sebagai Kota Layanan (Service City).
Upaya pembenahan yang dilakukan Kantor Kas Daerah tersebut diarahkan pada upaya untuk memenuhi tuntutan masyarakat dengan memberikan pelayanan prima sesuai dengan misi Kantor Kas Daerah, yaitu layanan yang tepat, cepat, mudah, dan akurat. Prinsip pelayanan prima tersebut, tentunya harus dapat tercermin pada kinerja layanan organisasinya, terutama di tingkat wilayah kota. Namun demikian, sampai sekarang ini, berbagai upaya pembenahan terhadap kinerja layanan terhadap masyarakat belum sepenuhnya terlaksana. Hal ini terlihat dari adanya masyarakat yang masih antri menunggu petugas di muka loket pembayaran karena petugas loket datang tidak tepat waktu. Ketidakdisiplinan ini belum ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi hukuman yang jelas dari pimpinan. Selain itu, kurangnya perhatian pimpinan terhadap petugas menyebabkan kualitas layanan seperti, keramahan, penampilan, dan sikap petugas terlihat tidak memuaskan. Demikian pula dengan keterlambatan pengiriman laporan keuangan yang menyebabkan pimpinan tidak secepatnya mengetahui posisi keuangan pada saat itu, karena karyawan belum sepenuhnya mampu mengoperasikan peralatan yang telah disediakan secara optimal.
Berbagai indikasi permasalahan tersebut mencerminkan kondisi lemahnya fungsi kepemimpinan dalam memotivasi pegawai di lingkungan Kantor Kas Daerah Propinsi OKI Jakarta. Gejala kurang cermatnya faktor ...dst. | |